Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Tempat Wisata Dibuka, Bisnis Rental Outdoor Kembali Bergairah

Muhammad Helmi • Senin, 6 Juni 2022 | 14:06 WIB
STABIL: Rental dan penjualan alat-alat outdoor kian stabil seiring dengan banyaknya akses wisata alam yang dibuka.
STABIL: Rental dan penjualan alat-alat outdoor kian stabil seiring dengan banyaknya akses wisata alam yang dibuka.
BANJARMASIN - Setelah terdampak pandemi Covid-19, bisnis rental alat-alat camping kembali bergeliat. Hal ini dirasakan oleh sejumlah pebisnis rental, salah satunya Faturrahman, owner Tuy Outdoor asal Banjarmasin.
Dibukanya sejumlah akses wisata alam kembali memberi harapan bagi para pelaku bisnis penyewaan alat-alat outdoor. "Semakin banyak akses wisata alam yang dibuka, otomatis berpengaruh juga terhadap penjualan dan penyewaan alat-alat camping," jelas Fatur.

Pelonggaran protokol kesehatan membuat masyarakat kembali bergairah mengadakan rekreasi luar ruang. Tentu saja, gunung dan pantai menjadi salah satu destinasinya.
"Sejak covid melandai, Alhamdulillah penyewaan dan penjualan alat camping mulai normal lagi," beber pebisnis rental outdoor sejak 2016 ini.

Jenis produk yang ia sediakan beragam. Seperti tenda dengan kapasitas 2-4 orang, perlengkapan memasak, kelengkapan komunikasi, hammock, aksesori dan sebagainya.

Pelanggan yang datang kebanyakan berasal dari kalangan pelajar SMA hingga kuliahan. Dengan tujuan ke destinasi wisata terdekat. Salah satunya area wisata Riam Kanan. "Paling banyak sih ke Riam Kanan atau sekitaran Pelaihari," ujarnya.

Produk-produk yang disewakan dipatok dengan harga yang terjangkau. Seperti harga sewa tenda mulai dari Rp20.000 hingga Rp50.000 per hari.

Selain itu, penjualan alat camping juga menunjukkan tren positif. Baik secara langsung maupun online. Belakangan Fatur juga ramai melayani pembelian melalui marketplace Facebook dan Instagram @tuy_outdoor. "Untuk jualan, kita mainnya di marketplace dan Instagram," ujarnya.

Tak hanya melayani pembeli di Kalimantan Selatan, tetapi juga menyasar ke provinsi-provinsi tetangga. Sebut saja seperti Kalimantan Utara dan Timur.

"Harapannya sih semoga ke depannya semakin banyak tempat wisata baru dibuka, sehingga antusiasme masyarakat untuk camping meningkat juga," tuntasnya. (tia/yn/bin) Editor : Muhammad Helmi
#Ekonomi Bisnis