Pantau Langsung DBL Banjarmasin, Bang Dhin Sebut Potensi Basket Pelajar Kalsel Luar Biasa

M Idris Jian Sidik • Dipublikasikan Jumat, 14 Agustus 2026 | 09:59 WIB
Ketua Perbasi Kalimantan Selatan, M. Syaripuddin (Bang Dhin), saat menyaksikan langsung laga Honda DBL with Kopi Good Day 2026 South Kalimantan di GOR Hasanuddin Banjarmasin, dalam rangka memantau potensi atlet basket muda Kalimantan Selatan. (M Idris Jian Sidik)
Ketua Perbasi Kalimantan Selatan, M. Syaripuddin (Bang Dhin), saat menyaksikan langsung laga Honda DBL with Kopi Good Day 2026 South Kalimantan di GOR Hasanuddin Banjarmasin, dalam rangka memantau potensi atlet basket muda Kalimantan Selatan. (M Idris Jian Sidik)

RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, BANJARMASIN – Ketua Perbasi Kalimantan Selatan tidak mau sekadar mendengar laporan. M. Syaripuddin alias Bang Dhin hadir langsung di GOR Hasanuddin Banjarmasin, menyaksikan laga-laga Honda DBL with Kopi Good Day 2026 South Kalimantan dengan satu agenda yang sudah jelas sejak awal: memantau langsung potensi pemain muda basket Banua yang tampil di kompetisi pelajar paling bergengsi di Kalimantan Selatan ini.

Bagi Bang Dhin, kehadirannya di tribun GOR Hasanuddin bukan sekadar formalitas. Ia melihat DBL sebagai panggung seleksi alami yang tidak bisa diabaikan oleh siapa pun yang serius ingin membangun masa depan basket Kalimantan Selatan.

"Pertama tentu kami mengapresiasi kegiatan DBL. Ini satu langkah besar menurut saya untuk bisa mewadahi talenta-talenta muda atau atlet-atlet muda yang ada di Kalimantan Selatan," ujar Bang Dhin, Jumat (14/8/2026).

Pengamatan langsungnya selama kompetisi berlangsung semakin memperkuat keyakinan yang sudah ia pegang sejak lama — bahwa potensi basket pelajar di Banua jauh lebih besar dari yang selama ini diperkirakan. Banyak wajah-wajah muda yang ia nilai memiliki kualitas untuk dikembangkan lebih jauh, melampaui batas kompetisi tingkat sekolah.

"Kami melihat bahwa potensi atlet muda Banua, khususnya di basket itu sangat banyak dan sangat luar biasa. Kami ingin mereka punya mimpi ke depan bisa main ke nasional maupun ke internasional," kata Bang Dhin.

Lebih dari sekadar ajang kompetisi, DBL dinilai Bang Dhin sebagai instrumen penting dalam proses penjaringan pemain berbakat yang selama ini tersebar di berbagai sekolah di Kalimantan Selatan. Ke depan, temuan dari kompetisi ini akan diselaraskan dengan program Perbasi Goes to School yang tengah digencarkan untuk memperluas jangkauan pembinaan atlet muda di seluruh Banua.

"Adanya kompetisi ini tentu menjadi wadah dalam melahirkan potensi-potensi pemain basket dari lingkup sekolah. Ke depannya kita akan selaraskan dengan Perbasi Goes to School," ucapnya.

Atas dasar itu pula, Bang Dhin berharap DBL terus hadir secara konsisten setiap tahunnya. Baginya, keberlangsungan kompetisi ini adalah soal menjaga jalur pembinaan yang sudah terbentuk agar tidak terputus di tengah jalan.

"Saya yakin bahwa atlet muda basket Banua Kalimantan Selatan arahnya pasti ke DBL. Maka kita sangat berharap DBL tetap terus ada dan konsisten," tegasnya.

Dengan sinergi antara kompetisi DBL dan program Perbasi Goes to School yang terus diperluas, Bang Dhin optimistis regenerasi atlet basket Kalimantan Selatan akan berjalan lebih solid, mengalirkan pemain-pemain berbakat dari bangku sekolah menuju panggung nasional bahkan internasional.

Editor : Arif Subekti
perbasi kalimantan selatan laga honda dbl with kopi good day optimistis regenerasi atlet basket satu agenda yang jelas banjarmasin