BANJARBARU – Tak lengkap rasanya menyusuri Kota Banjarbaru tanpa menoleh ke deretan tugu ikoniknya. Berjejer di sejumlah titik strategis, tugu-tugu tersebut bukan hanya pemanis kota, tapi juga menyimpan cerita sejarah, budaya, dan semangat kemajuan Kota Idaman.
Dari patung buruh intan hingga pesawat tempur bersejarah, inilah enam landmark yang menjadi penanda karakter Banjarbaru, kota yang kini menjelma sebagai Ibu Kota Kalimantan Selatan.
Bukan Sekadar Tugu
Tugu-tugu tersebut bukan sekadar penanda arah atau hiasan kota. Di baliknya, tersimpan nilai historis, ekologis, hingga filosofis yang memperkuat identitas Banjarbaru sebagai kota yang tak melupakan akar sejarahnya, namun tetap melangkah ke masa depan.
Pemerintah Kota Banjarbaru pun terus mempercantik kawasan tugu agar menjadi ruang publik yang edukatif, inspiratif, dan fotogenik.
Harapannya, landmark ini tak hanya jadi kebanggaan warga, tapi juga daya tarik wisata bagi siapa saja yang datang ke Kota Idaman.
1. Bundaran Simpang Empat – Simbol Intan dan Ilmu
Terletak di pusat simpang strategis menuju Martapura, Sungai Ulin, dan Mistar Cokrokusumo, bundaran ini tampil mencolok dengan tugu berbentuk intan dan buku terbuka. Intan melambangkan kekayaan alam Banjarbaru, sementara buku menyimbolkan kota ini sebagai kota pendidikan. Letaknya pun dekat dengan kampus Universitas Lambung Mangkurat (ULM).
2. Tugu Nol Kilometer – Titik Awal Kota Baru
Inilah titik tengah Banjarbaru yang kini punya peran penting sejak kota ini ditetapkan sebagai Ibu Kota Provinsi Kalimantan Selatan. Tugu ini berdiri gagah di Jalan Ahmad Yani Km 34,5 dan diresmikan 29 Desember 2023.
Desainnya sarat filosofi—ada daun bangkal sebagai simbol lokal, dan struktur seperti lorong waktu, menggambarkan perjalanan Banjarbaru dari masa lalu ke masa depan. Monumen ini dibangun di atas lahan seluas 327 meter persegi dan didesain sebagai ruang publik terbuka.
3. Tugu Intan Trisakti – Jejak Berlian Rakyat
Berlokasi di Desa Pumpung, Kecamatan Cempaka, tugu ini mengabadikan momen bersejarah: penemuan Intan Trisakti seberat 166,7 karat oleh warga setempat. Bentuk intan di puncak tugu menjadi pengingat bahwa Banjarbaru pernah menjadi salah satu pusat tambang intan rakyat terbesar di Kalimantan.
4. Tugu Pesawat – Saksi Sejarah Dirgantara
Tugu ini berdiri gagah di Jalan Ahmad Yani Km 24,5, tak jauh dari arah masuk Pangkalan TNI AU Syamsudin Noor. Di atasnya terpajang pesawat tempur MIG-17 buatan Rusia, yang dulu digunakan dalam Operasi Trikora dan Dwikora.
Monumen ini bukan hanya simbol sejarah militer, tapi juga representasi Banjarbaru sebagai gerbang udara dan pusat strategis pertahanan di masa lampau.
5. Tugu Selamat Datang – Sapaan Klasik dari Landasan Ulin
Pernah jadi pusat perhatian karena berdiri di tengah Jalan Ahmad Yani Km 25, kini Tugu Selamat Datang mulai tertutup pepohonan dan pagar. Patung lelaki dengan tangan terbuka ini menyambut siapa pun yang masuk ke kawasan Landasan Ulin, layaknya monumen serupa di Jakarta. Walau sedikit tersembunyi, maknanya tetap kuat: Banjarbaru terbuka bagi siapa saja.
6. Tugu TOGA atau Bundaran SMK – Simbol Kota Pelajar
Berada di Jalan Sukarelawan, dekat SMK YPK Banjarbaru, Tugu TOGA atau Bundaran SMK menyimbolkan komitmen kota terhadap dunia pendidikan. Ornamen toga menjadi lambang semangat belajar, menjadikan tugu ini sebagai ikon Banjarbaru sebagai Kota Pelajar. Tak heran, kota ini dikenal juga sebagai rumah berbagai sekolah unggulan dan kampus ternama di Kalsel
Editor : Arief