Edisi Banuapedia kali ini berbeda dari sebelumnya. Di mana kita ke Desa Hiyung Kecamatan Tapin Tengah Kabupaten Tapin.
Desa Hiyung sendiri terkenal akan tanaman cabai hiyung yang diketahui berdasarkan penelitian, pedasnya 17 kali lipat dari cabai biasa.
Dalam pengembangannya, wilayahnya yang memiliki 118 hektare lahan cabai hiyung ini, sudah banyak pengembangan pembangunan yang dilakukan oleh Pemerintah Daerah. Apa saja pembangunannya?
-
Aula Pertemuan sekaligus kantor pemasaran
Bangunan ini dibangun oleh Dinas Pertanian Kabupaten Tapin, di lahan seluas 1,5 hektare. Dananya memakai APBD Tapin tahun 2022, sebanyak 3 miliar. Di mana bangunan ini sejak 2023 sudah digunakan.
Baik untuk pertemuan atau rapat-rapat, maupun menyambut tamu yang datang sekadar berkunjung maupun saat hendak melakukan penelitian
-
Galery
Lokasinya tepat di pinggir jalan, di mana rumah produksi ini memamerkan atau menjual produk olahan cabai hiyung. Untuk produk cabai hiyung sendiri, sekarang sudah ada 30.
Rumah Produksi ini dibangunkan oleh Bank Indonesia.
-
Rumah Pengeringan
Ada juga rumah pengeringan, Kementerian Pertanian yang membangunkannya, di mana tempat ini sangat berguna untuk para petani dalam mengeringkan cabai hiyung sebelum dijadikan produk.
-
Rumah Pembibitan
Bersebelahan dengan rumah pengeringan, rumah pembibitan juga telah dibangun. Pemerintah Kabupaten Tapin yang membangunkannya.
Depan tempat pembibitan ini ditaruh dua gazebo untuk berantai yang juga dibangunkan oleh Pemerintah Kabupaten Tapin.
-
Rumah Produksi
Tempat khusus memproduksi hasil cabai hiyung, dibangunkan oleh Dinas Pertanian Provinsi Kalsel. Tempat produksi ini menyediakan peralatan-peralatan.
-
Sumur Bor dan penampungan air
Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Tapin membangunkan sumur bor, di mana fungsinya bisa dipakai saat musim kemarau untuk mencegah kebakaran hutan dan lahan.