Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Bangunan-Bangunan Tertua di Banjarbaru

Sheilla Farazela • Senin, 16 Desember 2024 | 08:57 WIB
Photo
Photo

Kota Banjarbaru merupakan kota yang istimewa karena sejak awal pembangunannya sudah dirancang. Ada sisi kota untuk perumahan, sisi lain untuk industri, dan ada sisi untuk kantor pemerintah.

Mengutip ‘Banjarbaru’ yang ditulis Ersis Warmansyah Abbas, dulu dr Murjani, Gubernur Kalimantan merasa prihatin karena Kota Banjarmasin kerap tergenang air. Dari sana tercetus ide untuk memindahkan ibukota provinsi ke tempat yang baru.

Pembangunan dimulai tahun 1953 dengan membangun gedung perkantoran di tepi jalan Ahmad Yani. Kemudian dibangun satu gedung untuk kantor Gubernur di depan alun-alun kota. Disusul oleh gedung lain yang posisinya seperti mengapit gedung utama. Alun-alun ini sekarang dikenal sebagai lapangan Murjani.

Meski secara administratif penetapan Kota Banjarbaru berlangsung tahun 1975, namun bangunan yang ada di sekitar lapangan Murjani dibangun tahun 1953. Hingga kini masih berdiri kokoh dan berfungsi sebagai kantor dinas dan lembaga lainnya.

Keberadaan gedung-gedung tua yang masih terawat dengan baik membuat kawasan Murjani memiliki nilai sejarah. Berikut Lima Gedung Tertua di Banjarbaru:

Kantor Disporabudpar

Bangunan dengan panjang 36 meter mengadaptasi bangunan rumah tradisional banjar yaitu bubungan tinggi. Terlihat dari bentuk atapnya yang mengerucut ke atas.

Photo
Photo

Jendela-jendela besar khas rumah tua tampak masih terawat. Begitu juga dengan pintu depannya. Uniknya pada bagian dalam, tepat di samping pintu masuk terdapat sebuah plakat peletakan batu pertama. Tertulis tanggal 23 Mei 1956 oleh Menteri J.M IR. Pangeran Muhammad Noor dan peletakan batu terakhir pada 25 Mei 1957 oleh Gubernur Sjarkawi.

Layaknya bangunan tua yang dibangun pada masa kolonial, tembok kantor memiliki ukuran cukup tebal. Ada pula pilar besar penyangga atap depan. Karena mengadaptasi rumah tradisional banjar maka pilarnya tidak terlalu tinggi.

Kantor BKD Provinsi Kalsel

Tepat di sebelah Kantor Disporabudpar berdiri bangunan tua yang difungsikan sebagai kantor Badan Kepegawaian Daerah Provinsi Kalimantan Selatan. Bentuknya hampir mirip dengan Kantor Disporabudpar, sama-sama mengadaptasi rumah tradisional Banjar.

Photo
Photo

Masa pembangunannya juga sama, peletakan batu pertama dilakukan oleh Menteri J.M IR. Pangeran Muhammad Noor pada 23 Mei 1956 dan peletakan batu terakhir oleh Gubernur Sjarkawi pada 25 Mei 1957.

Kantor Satpol PP

Sekira 50 meter dari kantor BKD terlihat sebuah bangunan tua dengan gaya yang berbeda. Fasad depannya terlihat seperti ditopang oleh tiang-tiang tinggi yang mengapit jendela besar. Atapnya menjulang tinggi tanpa ada perbedaan ketinggian.

Photo
Photo

Desain dan konsepnya menggambarkan langgam bangunan yang dibangun pada masa kolonial. Sentuhan garis-garis tegas memberikan sentuhan modern.

Kantor Pos

Gedung yang terletak di Jalan Panglima Batur Timur ini berfungsi sebagai kantor pos yang melayani masyarakat untuk berkirim kabar dan barang. Sekarang menjadi kantor biasa milik PT. Pos Indonesia.

Photo
Photo

Kantor Wali Kota Banjarbaru

Gedung utama yang ada di Kota Banjarbaru, ini memiliki panjang sekitar 107 meter. Di desain dengan bentuk geometris sehingga sisi kiri dan kanannya terlihat sama.

Masih menganut langgam kolonial yang terlihat dari garis-garis tegas di bagian depan. Serta jendela-jendela besar yang berada di lantai 1 dan 2. Untuk memperkuat struktur bangunan, dinding gedung sengaja menggunakan dua batu bata.

Photo
Photo

Gedung ini memiliki tanda dimulainya pembangunan berupa plakat. Di sana tertera tanggal 31 Maret 1956 merupakan hari diletakkannya batu pertama yang dilakukan oleh Gubernur Kalimantan Selatan, Milono.

Editor : Arief
#banjarbaru #BanuaPedia #Sejarah #bangunan #kantor