RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, Tanjung - Dua budaya masyarakat Tabalong ditetapkan Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia sebagai
Warisan Budaya Tak Benda (WBTB).
Dua budaya tersebut terdiri dari tradisi Makan Batalam Bakipas Pangeran di Bangkiling Banua Lawas dan tradisi Perkawinan Bagunung Dayak Maanyan di Desa Warukin.
Penetapan tersebut berkat pengajuan yang dilalukan Disdikbud Tabalong ke Kementerian Kebudayaan. "Penetapan ini sebagai upaya melestarikan dan melindungi budaya daerah yang dilaksanakan masyarakat Tabalong," terang Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Tabalong, Gusti Judid Ihsan Permana, Selasa (29/9/2026).
Ia mengungkap, kedua budaya tersebut resmi ditetapkan sebagai WBTB pada 4 September 2026 lalu, dan kini resmi menjadi hak paten warga Tabalong. "Ini menjadi identitas jati diri masyarakat Tabalong untuk pemanfaatan budaya kepada generasi muda agar bisa dilestarikan," imbuhnya.
Sebelumnya Disdikbud juga berhasil mengajukan penetapan WBTB untuk budaya Manyampir Buhaya di Desa Sungai Anyar. Dengan begitu, ada tiga budaya lokal Tabalong yang telah diakui kementerian.
Tradisi Manyampir Buhaya biasa dilaksanakan di Desa Sungai Anyar, Kecamatan Banua Lawas sebagai bagian dari budaya manyalamat atau syukuran dengan suguhan 41 macam wadai untuk memohon keberkahan.
Selain itu dilanjutkan dengan prosesi Badudus atau membersihkan benda-benda pusaka dan menyajikan sesajen ke Putri Mayang Sari, yang dianggap sebagai jelmaan buaya.
Makan Batalam Bakipas Pangeran selalu dilaksanakan di Bulan Rabiul Awal memperingati kelahiran Nabi SAW.
Acara di sajikan masakan bebek panggang bumbu sate dalam satu nampan. Bagi tamu kehormatan dilayani bak pangeran dan dikipas.
Sementara Perkawinan Bagunung Dayak Maanyan di Desa Warukin tradisi diperuntukkan bagi para keturunan bangsawan setempat.
Dinamakan gunung perak karena menggambarkan lambang kemakmuran, cita-cita, dan harapan dari kedua mempelai dalam membangun rumah tangga yang ditampilkan lewat sebuah miniatur pohon.
Upacara pernikahan dimeriahkan berbagai corak warna perak, kuning emas dan putih untuk berlian.
Editor : M Oscar Fraby