Tak Perlu Open Bidding Lagi ! Begini Cara Baru Pemko Banjarmasin Isi Jabatan Eselon II

Zulvan Rahmatan • Dipublikasikan Kamis, 24 September 2026 | 15:37 WIB
ROTASI: Pelantikan sejumlah pejabat strategis setara JPT di lingkungan Pemerintah Kota Banjarmasin belum lama ini.
ROTASI: Pelantikan sejumlah pejabat strategis setara JPT di lingkungan Pemerintah Kota Banjarmasin belum lama ini.

RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, BANJARMASIN - Pengisian Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama di lingkungan Pemerintah Kota (Pemko) Banjarmasin bakal menggunakan mekanisme baru.

Pemko Banjarmasin telah mendapat rekomendasi untuk menerapkan manajemen talenta dalam sistem merit. Dengan mekanisme ini, pengisian jabatan Eselon II.b yang kosong nantinya tidak selalu harus melalui seleksi terbuka atau open bidding seperti yang selama ini dilakukan.

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Banjarmasin Totok Agus Daryanto mengatakan, penerapan manajemen talenta saat ini masih dalam tahap persiapan.

“Kota Banjarmasin sekarang sudah diberikan rekomendasi untuk melaksanakan sistem merit yaitu manajemen talenta,” ujarnya, Kamis (24/9/2026).

Menurut Totok, Pemko Banjarmasin masih memproses mekanisme penerapan sistem tersebut. BKPSDM juga dijadwalkan melakukan pertemuan dengan Badan Kepegawaian Negara (BKN) dalam waktu dekat.

JPT Kosong Bisa Diisi dari Internal

Jika seluruh tahapan dan persyaratan terpenuhi, pengisian JPT Pratama yang kosong dapat dilakukan melalui manajemen talenta tanpa kembali menggelar seleksi terbuka.

“Untuk mengisi kekosongan di Eselon II.b, maksudnya di JPT, itu tidak perlu lagi dengan seleksi terbuka,” jelasnya.

Mekanisme ini membuat pemetaan talenta di lingkungan Pemko Banjarmasin menjadi bagian penting dalam proses pengisian jabatan.

Melalui pemetaan tersebut, pemerintah dapat mengidentifikasi pegawai yang masuk kategori talenta dan berpotensi dipertimbangkan untuk menduduki jabatan tertentu.

Totok menyebut terdapat kategori top talent dalam pemetaan. Kandidat dari lingkungan internal pun dapat dipertimbangkan sepanjang memenuhi mekanisme dan persyaratan yang telah ditetapkan.

“Dari pemetaan kan ada top talent-nya. Jadi bisa aja mengambil dari dalam saja,” katanya.

Kondisi tersebut berbeda dengan mekanisme sebelumnya yang menggunakan seleksi terbuka dan memberikan kesempatan bagi kandidat untuk mendaftarkan diri mengikuti proses seleksi jabatan.

Masih Baru, Efektivitas Belum Bisa Diukur

Meski membuka peluang lebih besar bagi kandidat internal, Totok menegaskan penerapan manajemen talenta di Banjarmasin masih tergolong baru.

Karena belum pernah digunakan dalam pengisian JPT Pratama, Pemko Banjarmasin belum memiliki pengalaman langsung untuk mengukur kelebihan maupun kekurangan mekanisme tersebut.

“Karena kita masih baru, belum. Kita belum bisa mengukur karena kita belum pernah melaksanakan,” ujarnya.

Ia menambahkan, manajemen talenta memang membuat peluang pegawai internal untuk mengisi jabatan menjadi lebih besar. Namun, tidak seluruh pegawai otomatis dapat masuk dalam proses tersebut.

“Kalau di manajemen talenta itu kans kandidat pegawai di lingkungan sendiri tinggi. Tapi kan tidak semua orang bisa masuk,” pungkasnya.

Editor : Eddy Hardiyanto
Open Bidding pemko banjarmasin eselon II