Kementan Dorong Hilirisasi Pertanian HSU ! Alsintan dan Sumur Bor Jadi Perhatian

M Akbar Radar Banjarmasin • Dipublikasikan Minggu, 20 September 2026 | 11:05 WIB
PERTANIAN: Bupati HSU H Sahrujani menerima kunjungan Direktur Hilirisasi Hasil Hortikultura Kementan RI Freddy beserta jajaran di ruang kerja bupati, Minggu (20/9/2026).
PERTANIAN: Bupati HSU H Sahrujani menerima kunjungan Direktur Hilirisasi Hasil Hortikultura Kementan RI Freddy beserta jajaran di ruang kerja bupati, Minggu (20/9/2026).

RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, AMUNTAI – Pengembangan kawasan Agrominapolitan di Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU), Kalimantan Selatan, mendapat perhatian pemerintah pusat.

Kementerian Pertanian (Kementan) RI mendorong penguatan sektor pertanian HSU melalui dukungan alat dan mesin pertanian (alsintan), pembangunan sumur bor hingga pengembangan hilirisasi hasil hortikultura.

Dukungan tersebut dibahas dalam pertemuan Direktur Hilirisasi Hasil Hortikultura Kementan RI Freddy, S.T.P., M.Sc., M.P.S., Ph.D., bersama jajaran dengan Bupati HSU H. Sahrujani di ruang kerja bupati, Minggu (20/9).

Pertemuan turut dihadiri Kepala Dinas Pertanian HSU Ahmad Rizani beserta jajaran. Sejumlah program strategis dibahas untuk meningkatkan produktivitas pertanian sekaligus mendorong hasil produksi petani memiliki nilai ekonomi lebih tinggi.

Dorong Pertanian HSU Naik Kelas

Bupati HSU H. Sahrujani menyambut positif perhatian pemerintah pusat tersebut. Menurutnya, dukungan Kementan menjadi modal penting bagi HSU untuk memperkuat sektor pertanian yang menjadi salah satu potensi utama daerah.

“Kami menyambut baik dukungan dan perhatian dari pemerintah pusat untuk sektor pertanian di HSU. Ini sejalan dengan visi HSU Bangkit, yakni menjadikan Hulu Sungai Utara berkeadilan, unggul, dan kreatif sebagai pusat Agro-Minapolitan,” ujar Sahrujani.

Salah satu agenda yang dibahas adalah kelanjutan bantuan alsintan. Sarana tersebut dinilai dapat membantu petani bekerja lebih efisien sekaligus meningkatkan produktivitas.

Tak hanya peralatan pertanian, kebutuhan air juga menjadi perhatian.

Sumur Bor Jadi Penopang Kawasan Pertanian

Pengembangan sumur bor di kawasan Agrominapolitan turut masuk dalam pembahasan. Infrastruktur tersebut diharapkan mampu memperkuat ketersediaan air untuk kegiatan budidaya.

Ketersediaan air menjadi salah satu faktor penting bagi keberlangsungan pertanian, terutama ketika kondisi cuaca dan perubahan musim berpotensi mengganggu kegiatan produksi.

Dengan dukungan infrastruktur tersebut, kawasan pertanian di HSU diharapkan memiliki daya dukung yang semakin kuat untuk meningkatkan produksi.

Hasil Panen Tak Cukup Hanya Dijual Mentah

Kementan juga mendorong HSU memperkuat hilirisasi hasil hortikultura.

Artinya, hasil pertanian tidak hanya berhenti sebagai bahan mentah yang dijual setelah panen. Produk pertanian dapat dikembangkan melalui proses pengolahan dan diversifikasi sehingga menghasilkan produk dengan nilai jual lebih tinggi.

Langkah ini diharapkan membuka peluang peningkatan pendapatan petani sekaligus menciptakan aktivitas ekonomi baru di daerah.

Freddy menegaskan komitmen Kementan untuk terus mendorong penguatan sektor pertanian di daerah, termasuk melalui pengembangan hilirisasi produk hortikultura.

Kementan Turun Langsung Melihat Potensi HSU

Usai pertemuan dengan bupati, Freddy bersama rombongan melanjutkan kunjungan lapangan ke sejumlah wilayah pertanian di HSU.

Kunjungan tersebut didampingi Kepala Dinas Pertanian HSU Ahmad Rizani beserta jajaran.

Di lapangan, rombongan melihat secara langsung potensi, kondisi, dan perkembangan sektor pertanian. Peninjauan ini menjadi bagian penting untuk memetakan kebutuhan sekaligus peluang pengembangan pertanian HSU.

Dengan melihat kondisi lapangan secara langsung, dukungan pemerintah pusat diharapkan dapat semakin sesuai dengan kebutuhan petani dan karakteristik kawasan pertanian di HSU.

Targetkan HSU Makin Kokoh sebagai Agrominapolitan

Pemkab HSU berharap sinergi dengan Kementan terus diperkuat. Dukungan pemerintah pusat dinilai penting untuk mempercepat pengembangan sektor pertanian yang tidak hanya mengejar peningkatan produksi, tetapi juga nilai tambah.

Alsintan, ketersediaan air, dan hilirisasi menjadi tiga bagian penting dalam mendorong pertanian HSU bergerak lebih jauh.

Jika ketiganya dapat diperkuat secara berkelanjutan, HSU diharapkan semakin kokoh sebagai salah satu kawasan Agrominapolitan di Kalimantan Selatan.

Editor : Eddy Hardiyanto
alsintan HSU kementan sumur bor