Panen Raya Semangka Amara F1 di Daha, Kerja Sama Pemkab HSS dan East West Seed Berbuah Manis

M Padil Ihsan • Dipublikasikan Kamis, 17 September 2026 | 19:17 WIB
SINERGI: Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Selatan (Pemkab HSS) bersama East West Seed Indonesia melakukan pengembangan Semangka Amara F1 di Kabupaten HSS.(Foto: Kominfo HSS)
SINERGI: Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Selatan (Pemkab HSS) bersama East West Seed Indonesia melakukan pengembangan Semangka Amara F1 di Kabupaten HSS.(Foto: Kominfo HSS)

RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, KANDANGAN - Kerja sama Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Selatan (Pemkab HSS) dengan East West Seed Indonesia mendapat perhatian dalam acara Semarak Panen Raya Amara F1 yang digelar di wilayah Daha, Kamis (17/9/2026).

Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk melihat langsung hasil pengembangan semangka Amara F1 yang dibudidayakan petani di lahan pasang surut. Varietas ini dinilai memiliki potensi untuk dikembangkan di wilayah Daha, terutama saat kondisi lahan memasuki musim kemarau.

Bupati Kabupaten HSS, H Syafrudin Noor mengatakan hasil panen yang ditampilkan dalam Semarak Panen Raya Amara F1 menunjukkan bahwa kerja sama dengan East West Seed Indonesia memberikan hasil yang baik bagi petani.

"Kerja sama dengan East West Seed Indonesia ini sangat menyenangkan bagi kami Pemerintah Daerah, karena hasilnya luar biasa. Sebenarnya, bertani semangka ini sangat menjanjikan, apalagi masa tanamnya hanya sekitar dua setengah bulan sudah bisa menghasilkan," ujarnya.

Menurut Syafrudin, potensi semangka di Daha sebenarnya sudah dikenal sejak lama. Namun, adanya kerja sama tersebut menjadi salah satu upaya untuk terus mengembangkan potensi pertanian yang ada di daerah.

Sementara itu, President Director East West Seed Indonesia, Isak Heryawan mengatakan pihaknya bersyukur dapat terlibat dalam pengembangan semangka bersama petani dan Pemkab HSS.

"Yang pertama, saya sangat bersyukur dan juga berterima kasih kepada Pemerintah Daerah di sini. Kita melihat petani di sini sukses dan bisa menghasilkan panen yang cukup banyak," ujarnya.

Isak menjelaskan Amara F1 memiliki karakter yang dinilai sesuai dengan kondisi lahan pasang surut di Daha. Varietas tersebut tetap dapat berproduksi ketika lahan dalam kondisi kering pada musim kemarau.

"Amara ini memiliki keunikan yang sangat pas di wilayah pasang surut. Ketika lahan itu surut, kering dan kemarau, Amara ini sangat pas sehingga tetap bisa berbuah dan tidak mudah pecah," jelasnya.

Selain penyediaan benih, East West Seed Indonesia juga memberikan pelayanan melalui petugas yang berada di lapangan untuk membantu petani ketika menghadapi kendala dalam budidaya.

"Kami juga berkomitmen akan terus berinovasi sehingga benih-benih yang kami sediakan berkualitas dan tentunya memberikan kesejahteraan bagi petani. Kalau ada apa pun, silakan disampaikan karena petugas kami ada di sini," katanya.

Isak menambahkan dukungan Pemerintah Daerah melalui fasilitas seperti akses jalan dan transportasi juga penting untuk membantu petani membawa hasil panen ke wilayah pemasaran yang lebih luas.

"Peran Pemerintah sangat penting, karena fasilitas seperti transportasi dan jalan juga sangat membantu petani untuk bisa membawa hasilnya ke beberapa wilayah," pungkasnya.

Editor : Fauzan Ridhani
East West Seed Indonesia Kabupaten Hulu Sungai Selatan Pemkab HSS Kandangan panen raya