RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, BATULICIN – Persaingan menuju ajang Pemilihan Duta Wisata Tanah Bumbu 2026 mulai mengerucut. Sebanyak 67 peserta dari seluruh kecamatan di Tanah Bumbu mengikuti audisi di Gedung PKK Kapet.
Para peserta harus melewati tiga tahapan seleksi, yakni tes tertulis, wawancara, dan tes penampilan bakat. Hasil audisi akan diumumkan pada 8 September 2026.
Ketua Pelaksana Audisi Pemilihan Duta Wisata Tanah Bumbu 2026, Nur Fatihah Rahmawaty, mengatakan peserta yang dinyatakan lolos akan melanjutkan perjuangan menuju babak berikutnya.
“Untuk hasil seleksi peserta akan diumumkan pada 8 September,” ujar Nur Fatihah, yang juga merupakan Putri Pariwisata Pesona Tanah Bumbu 2025.
Pengetahuan Pariwisata hingga Budaya Diuji
Seleksi tidak hanya mengandalkan penampilan. Para peserta diuji melalui materi yang berkaitan dengan public speaking, kebudayaan Tanah Bumbu, kepariwisataan, dan ekonomi kreatif.
Pada tahap wawancara, kemampuan komunikasi peserta menjadi salah satu aspek penting yang dinilai. Selain public speaking dan etika, peserta juga diuji mengenai wawasan kebudayaan, ekonomi kreatif, pariwisata hingga kemampuan berbahasa asing.
Sementara itu, tes bakat digunakan untuk melihat kemampuan sekaligus penguasaan peserta terhadap bakat yang mereka tampilkan.
Siapakah yang Lolos?
Proses wawancara melibatkan jajaran Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disbudporpar) Tanah Bumbu, Winner Duta Wisata 2026, serta Pewadahan Ikatan Duta Wisata Tanah Bumbu.
Dari puluhan peserta yang mengikuti audisi, hanya mereka yang memenuhi kriteria penilaian yang akan melanjutkan ke tahap berikutnya.
Pengumuman finalis dijadwalkan pada 8 September 2026. Setelah itu, peserta yang lolos akan menjalani karantina terbuka pada 10 September.
Menuju Grand Final 12–14 September
Perjalanan para finalis belum berhenti setelah pengumuman. Mereka akan mengikuti rangkaian karantina yang dilanjutkan dengan karantina tertutup sebelum memasuki malam puncak.
Grand final Pemilihan Duta Wisata Tanah Bumbu 2026 dijadwalkan berlangsung pada 12–14 September 2026.
Ajang tersebut menjadi ruang bagi generasi muda Tanah Bumbu untuk menunjukkan kemampuan, wawasan, kreativitas, serta kesiapan mereka menjadi bagian dari promosi pariwisata dan ekonomi kreatif daerah.
Editor : Eddy Hardiyanto