RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, KOTABARU – Upaya memperkuat keamanan sekaligus mendorong perekonomian masyarakat pesisir terus dilakukan Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Kotabaru.
Terbaru, prajurit Pos Keamanan Laut Terbatas (Kamlatas) Tanjung Pamukan turun langsung ke Desa Tanjung Samalantakan, Kecamatan Pamukan Selatan.
Pada Selasa (1/9), mereka melakukan koordinasi sekaligus pengukuran dan survei lahan yang disiapkan untuk pembangunan Rumah Bintara Pembina Potensi Maritim (Babinpotmar) serta Koperasi Nelayan Desa Merah Putih (KNDMP).
Jadi Pusat Layanan Warga Pesisir
Keberadaan Rumah Babinpotmar diproyeksikan menjadi salah satu pusat pelayanan dan pembinaan masyarakat pesisir.
Tempat tersebut nantinya dapat dimanfaatkan sebagai ruang koordinasi sekaligus wadah bagi warga untuk menyampaikan berbagai persoalan dan aspirasi terkait potensi maritim di wilayahnya.
Dengan begitu, keberadaan Babinpotmar diharapkan tidak hanya memperkuat komunikasi antara prajurit dan masyarakat, tetapi juga membantu mendeteksi sekaligus mencari solusi atas berbagai persoalan yang dihadapi warga pesisir.
Koperasi Didorong Perkuat Ekonomi Nelayan
Selain pembangunan Rumah Babinpotmar, Lanal Kotabaru juga mendorong kehadiran Koperasi Nelayan Desa Merah Putih.
Koperasi tersebut diarahkan untuk menjadi penggerak ekonomi nelayan. Mulai pemenuhan kebutuhan usaha, akses permodalan hingga pengelolaan dan pemasaran hasil laut diharapkan dapat difasilitasi melalui koperasi.
Komandan Lanal Kotabaru, Letkol Laut (P) Muhammad Arif, mengatakan peran TNI AL di wilayah pesisir tidak semata-mata berkaitan dengan pertahanan dan keamanan laut.
Menurutnya, prajurit yang bertugas di wilayah pesisir juga harus mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya para nelayan.
“Kehadiran Rumah Babinpotmar dan Koperasi Nelayan Desa Merah Putih ini merupakan wujud nyata kemunggalan TNI AL dengan rakyat. Kami ingin memastikan prajurit di lapangan tidak hanya menjaga keamanan laut, tetapi juga menjadi solusi dalam mendorong roda perekonomian serta kesejahteraan para nelayan di wilayah Pamukan Selatan,” tegasnya, Kamis (3/9).
Sinergi Jadi Kunci
Muhammad Arif menambahkan, rencana pembangunan tersebut dapat berjalan berkat dukungan dan sinergi berbagai pihak, termasuk Pemerintah Desa Tanjung Samalantakan dan Kecamatan Pamukan Selatan.
Menurutnya, kolaborasi antara TNI AL dan pemerintah daerah menjadi bagian penting untuk memastikan program yang menyentuh langsung kepentingan masyarakat pesisir dapat berjalan optimal.
“Sinergitas ini adalah kunci utama. Kami mengucapkan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada Pemdes Tanjung Samalantakan dan Kecamatan Pamukan Selatan yang selalu siap bergandengan tangan bersama TNI AL demi kemajuan wilayah pesisir,” pungkasnya.
Editor : Eddy Hardiyanto