RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, BANJARMASIN – Puluhan warga Banjarmasin mulai meminta bantuan pasokan air bersih menggunakan mobil tangki, setelah kadar garam air Sungai Bilu menembus lebih dari 5.000 PPM akibat kemarau panjang.
Kondisi tersebut membuat Perusahaan Umum Daerah Air Minum (PAM) Bandarmasih menghentikan sementara pengambilan air baku dari Intake Sungai Bilu. Air sungai dinilai sudah terlalu asin untuk diolah.
mengatakan, penghentian pengambilan air baku dilakukan karena kadar garam Sungai Bilu sudah berada di atas standar pengolahan.
"Kemarau kita kan makin panjang, tidak ada tanda-tanda hujan. Kadar garam air Sungai Bilu sudah asin, di atas standar, mencapai 5.000 lebih PPM. Sehingga sudah kita hentikan total di Intake Sungai Bilu," ungkap Direktur Utama PAM Bandarmasih Zulbadi, Selasa (1/9/2026).
Dengan ditutupnya Intake Sungai Bilu, PAM Bandarmasih kini hanya mengandalkan Instalasi Pengolahan Air (IPA) 2 untuk memenuhi kebutuhan pelanggan di seluruh Kota Banjarmasin.
Kondisi itu membuat kemampuan produksi dan distribusi air ikut menurun. Pasokan yang tersedia harus dibagi ke seluruh wilayah. Akibatnya, tekanan air pada sejumlah booster pendistribusian turut berkurang.
"Jadi saat ini hanya mengandalkan IPA 2 dan itu terbagi ke seluruh wilayah Banjarmasin. Sehingga booster pendistribusian berkurang saat ini," jelasnya.
Dampaknya mulai dirasakan masyarakat. PAM Bandarmasih mencatat sekitar 20 laporan warga yang meminta bantuan pasokan air bersih melalui mobil tangki.
Laporan tersebut berasal dari sejumlah wilayah. Di antaranya Kelayan B, Pasir Mas, Teluk Tiram, Tembikar Kanan hingga Sungai Andai.
Ia menerangkan, dalam kondisi normal PAM Bandarmasih mampu mendistribusikan air sekitar 1.750 liter per detik. Namun, kapasitas tersebut belum bisa dimaksimalkan lantaran ketersediaan air baku terbatas.
"Saat ini kita tidak bisa memproduksi sebanyak kapasitas terpasang, karena kondisi air baku. Sehingga pasokan yang ada harus dibagi ke seluruh Banjarmasin," ucapnya.
Bagi warga yang kesulitan mendapatkan air bersih jangan khawatir, PAM Bandarmasih menyiapkan layanan pengiriman air menggunakan mobil tangki. Warga yang kesulitan mendapatkan air bersih diminta segera melapor kepada PAM Bandarmasih.
"Bagi masyarakat yang memerlukan air bersih, silakan melapor ke PAM agar bisa kita antarkan melalui mobil tangki," pungkas Zulbadi.
Editor : M Oscar Fraby