RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, PARINGIN - Pemerintah Kabupaten Balangan mulai mempersiapkan Kecamatan Tebing Tinggi sebagai kawasan sentra wisata terpadu berskala besar. Untuk menarik minat investor, pemerintah kini menyusun dokumen Investment Project Ready to Offer (IPRO) sebagai materi penawaran investasi.
Tahap awal penyusunan dokumen dilakukan melalui survei lapangan dan sinkronisasi data teknis oleh Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Balangan.
Tiga destinasi menjadi fokus peninjauan, yakni Riam Bainggi, Batu Ajung, dan Maranting. Selain menginventarisasi potensi wisata, tim juga mengevaluasi kesiapan infrastruktur, status aset, tata kelola destinasi, hingga legalitas lahan sebagai dasar bagi calon investor.
Penata Kelola Penanaman Modal Ahli Muda DPMPTSP Kabupaten Balangan, Windayani Pariyasanti, mengatakan data teknis yang akurat menjadi syarat utama agar proyek investasi memiliki daya tarik di mata investor.
"Kami ingin kawasan ini benar-benar siap ditawarkan. Jika investor masuk, tentu akan mendorong pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Balangan," ujarnya.
Rencana tersebut mendapat dukungan dari Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Kabupaten Balangan. Sinergi antarinstansi dinilai penting agar pengembangan kawasan wisata tidak berhenti pada tahap perencanaan.
Kepala Bidang Peningkatan Daya Tarik Destinasi Pariwisata Disporapar Balangan, Muhammad Sigit Kondang Wibowo, menilai Tebing Tinggi memiliki potensi besar menjadi kawasan wisata unggulan sekaligus model pengembangan destinasi di wilayah lain.
"Harapan kami investor segera masuk ke Tebing Tinggi. Jika berhasil, konsep ini bisa menjadi cetak biru pengembangan destinasi wisata di kecamatan lainnya," katanya.
Dukungan juga datang dari pemerintah desa. Kepala Desa Ajung, Suhandi, menyatakan siap mendukung masuknya investasi, namun meminta pemerintah daerah lebih dulu membenahi infrastruktur dasar, terutama akses jalan menuju kawasan wisata.
"Kami sangat mendukung investasi. Namun akses jalan perlu diperbaiki agar mobilitas wisatawan maupun investor menjadi lebih mudah," ujarnya.
Pemkab Balangan menargetkan proyek sentra wisata terpadu Tebing Tinggi segera memasuki tahap penawaran investasi. Jika dokumen legalitas rampung dan infrastruktur pendukung dibenahi, kawasan ini diharapkan mampu menarik investor, membuka lapangan kerja baru, serta meningkatkan perekonomian masyarakat setempat.
Editor : Eddy Hardiyanto