Ombak Tinggi, Nelayan Tetap Melaut ! Hasil Tangkapan Turun, Harga Ikan di Kotabaru Ikut Melonjak

Jumain Radar Banjarmasin • Dipublikasikan Jumat, 24 Juli 2026 | 15:06 WIB
TERPARKIR: Puluhan kapal balapan nelayan di Desa Rampa Kotabaru. 
TERPARKIR: Puluhan kapal balapan nelayan di Desa Rampa Kotabaru. 

RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, KOTABARU – Cuaca ekstrem dan gelombang tinggi di perairan Kotabaru belum menghentikan aktivitas para nelayan. Meski harus menghadapi risiko besar di tengah laut, banyak nelayan tetap memilih melaut demi memenuhi kebutuhan hidup keluarga.

Salah seorang nelayan Desa Rampa, Hamdani, mengaku hampir tidak memiliki pilihan selain tetap mencari ikan meski kondisi laut sedang tidak bersahabat.

“Musim seperti ini tidak bisa kalau tidak melaut. Ombaknya sangat besar dan kita tidak tahu apa yang akan terjadi. Niatnya hanya mencari rezeki, insya Allah Tuhan tahu perjuangan hamba-Nya,” ujarnya kepada Radar Banjarmasin, Jumat (24/7).

Namun, cuaca buruk membuat hasil tangkapan nelayan menurun drastis. Dampaknya, pasokan ikan ke Pasar Kemakmuran berkurang sehingga harga berbagai jenis ikan ikut melonjak.

Pedagang ikan di Pasar Kemakmuran, Oyong, mengatakan aktivitas jual beli tetap berlangsung normal. Namun, stok ikan yang minim membuat harga sulit dikendalikan.

“Selain ombak besar, sekarang memang belum musim ikan. Ditambah harga BBM yang mahal, nelayan harus berhitung. Hasil tangkapan sedikit, otomatis harga di pasar naik,” katanya.

Sejumlah komoditas laut mengalami kenaikan harga. Ikan peda atau gembung segar kini dijual antara Rp25.000 hingga Rp50.000 per kilogram. Sementara ikan tongkol berada di kisaran Rp25.000–Rp30.000 per kilogram, sedangkan ikan tenggiri mencapai Rp65.000 per kilogram.

Menurut Oyong, kondisi paceklik ikan diperkirakan masih berlangsung hingga beberapa bulan ke depan. Fenomena ini merupakan siklus tahunan yang biasanya terjadi sejak Juni dan mulai membaik pada Oktober.

“Kalau sudah masuk Oktober, biasanya musim ikan kembali. Pasokan melimpah lagi dan harga mulai stabil,” pungkasnya.

Editor : Eddy Hardiyanto
Kotabaru harga ikan Nelayan Ombak Tinggi