Temukan Timbangan Tak Layak, Diskop UKM Perindag Tabalong Programkan Tera Ulang ke Pasar Desa

Ibnu Dwi Wahyudi • Dipublikasikan Jumat, 24 Juli 2026 | 14:21 WIB
TERA ULANG: Para petugas tera ulang Diskop UKM Perindag Tabalong saat memeriksa timbangan pedagang. (Foto: Ibnu Dwi Wahyudi/ Radar Banjarmasin)
TERA ULANG: Para petugas tera ulang Diskop UKM Perindag Tabalong saat memeriksa timbangan pedagang. (Foto: Ibnu Dwi Wahyudi/ Radar Banjarmasin)

RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, Tanjung - Program tera ulang yang dilakukan Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah Perindustrian dan Perdagangan (Diskop UKM Perindag) Tabalong tahun ini tidak lagi hanya di pasar-pasar besar. 

Pasar tradisional di desa dan pasar mingguan ternyata juga menjadi sasaran mereka dalam menertibkan timbangan dan alat ukur lainnya milik pedagang.

Kepala Bidang Perdagangan dan Kemetrologian, Noviana Eredha mengatakan tahun-tahun sebelumnya hanya di lima pasar yang dilakukan pelayanan tera ulang, tapi sekarang ditingkatkan jumlahnya menjadi 12 pasar. 

"Tahun 2026 ada 12 pasar yang ditera ulang. Sepuluh pasar sudah kami lakukan, dan tinggal dua pasar lagi yang belum," tegasnya, Jumat (24/7/2026).

Ada sebanyak ratusan timbangan dan alat ukur lainnya berhasil di tera ulang mereka. Namun, dari sepuluh pasar yang sudah dikunjungi, masing-masing ditemukan adanya timbangan rusak dan tidak layak digunakan. 

"Ada kami temukan satu atau dua yang tidak bisa dikalibrasi dan direparasi, sehingga kami pasangi stiker tanda batal tera," tegasnya.

Timbangan dan alat ukur batal tera tidak disita. Pedagang diimbau tidak menggunakannya untuk berdagang, sebab merugikan pembeli.

Karenanya, Novi Eredha mengimbau kepada pembeli agar memperhatikan tanda tera dan stiker batal tera pada timbangan dan alat ukur yang digunakan pedagang sebelum bertransaksi.

Meski begitu, Novi mengungkapkan, kesadaran pedagang untuk tera ulang di semua pasar di Tabalong cukup tinggi. Mereka tanpa diminta, segera mengajukan timbangan dan alat ukurnya untuk diperiksa petugas.

Novi Eredha berharap pedagang rutin setiap tahun melakukan tera ulang, untuk menjaga kepercayaan pembeli. 

Apalagi semua pelayanan terkait tera ulang tidak dipungut biaya sama sekali. "Gratis," tegasnya. 

Editor : Sutrisno
Tabalong tanjung Pasar