RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, BANJARMASIN – Pembangunan Titian Murung Selong di Kelurahan Sungai Lulut, Kecamatan Banjarmasin Timur, terus dikebut. Proyek yang dimulai sejak 29 Juni 2026 itu ditargetkan rampung dalam 150 hari kalender atau sekitar lima bulan.
Perbaikan titian sepanjang 401 meter tersebut merupakan bagian dari program Penyelenggaraan Penataan Bangunan dan Lingkungan yang dilaksanakan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Banjarmasin.
Kepala Dinas PUPR Kota Banjarmasin, Chandra Iriandhy Wijaya, mengatakan pekerjaan kini telah memasuki tahap pelaksanaan setelah kontrak resmi berjalan.
“Pelaksanaan sudah dimulai. Targetnya dalam 150 hari kalender atau sekitar lima bulan selesai. Kami mengupayakan akhir November 2026 titian ini sudah bisa dimanfaatkan masyarakat,” ujarnya, Jumat (24/7/2026).
Untuk menjamin ketahanan konstruksi, titian dibangun menggunakan struktur beton dengan pondasi kayu ulin yang dikenal kuat menghadapi kondisi kawasan bantaran sungai. Lebar titian dibuat bervariasi, yakni antara 1,5 hingga 1,8 meter.
Menurut Chandra, proyek ini merupakan kelanjutan dari pembangunan titian yang sebelumnya dikerjakan Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Kalimantan Selatan pada 2023 sepanjang sekitar 1,5 kilometer.
“Dengan proyek ini, seluruh jalur titian di kawasan Murung Selong nantinya akan tertangani secara menyeluruh,” jelasnya.
Pemkot Banjarmasin mengalokasikan anggaran sebesar Rp1,38 miliar untuk merealisasikan proyek tersebut.
Pekerjaan dilaksanakan oleh PT Citra Intan Kurnia dengan pengawasan CV Sembilan Satu Engineering.
Pemkot berharap pembangunan titian ini mampu meningkatkan kualitas infrastruktur permukiman sekaligus mempermudah mobilitas warga.
“Harapannya akses lingkungan di Kelurahan Sungai Lulut menjadi lebih baik, aman, dan nyaman bagi masyarakat,” pungkasnya.
Editor : Eddy Hardiyanto