Pemkab Tanah Bumbu Gelar Lomba Menu B2SA Berbasis Pangan Lokal untuk Cegah Stunting

Zulqarnain Radar Banjarmasin • Dipublikasikan Kamis, 23 Juli 2026 | 21:38 WIB
bshvc
KREASI: Anggota PKK meninjau hasil kreasi peserta Lomba Menu B2SA Berbasis Pangan Lokal Tingkat Kabupaten Tanah Bumbu 2026 di Pendopo Kantor Bupati, Senin (20/7/2026).

RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, BATULICIN – Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu menggelar Lomba Menu Beragam, Bergizi, Seimbang, dan Aman (B2SA) Berbasis Pangan Lokal Tingkat Kabupaten Tahun 2026 di Pendopo Kantor Bupati, Senin (20/7/2026). Kegiatan ini bertujuan mendorong pemanfaatan pangan lokal sebagai upaya meningkatkan gizi keluarga sekaligus menekan angka stunting.

Lomba dibuka Bupati Tanah Bumbu Andi Rudi Latif yang diwakili Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Eryanto Rais. Dalam sambutan bupati yang dibacakannya, Eryanto mengatakan bahan pangan lokal tidak hanya dapat dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan gizi keluarga, tetapi juga berpotensi dikembangkan menjadi produk bernilai ekonomi melalui kreasi menu berbasis kearifan lokal.

Selain itu, masyarakat, khususnya para ibu, diharapkan terus meningkatkan kualitas konsumsi pangan keluarga agar dapat melahirkan generasi yang sehat dan bergizi.

Menurutnya, edukasi melalui penyusunan menu B2SA menjadi salah satu langkah untuk mencegah masalah gizi, termasuk stunting, melalui pola konsumsi pangan yang lebih beragam, bergizi, seimbang, dan aman.

Lomba B2SA tahun ini dinilai oleh tim juri yang terdiri atas Dadan Jumadianor, Dedy Hatta Permana, dan Ani Ilas Rasa. Kegiatan juga mendapat dukungan dari TP PKK, Gabungan Organisasi Wanita (GOW), Gatriwara, serta Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Tanah Bumbu.

Pada kategori Menu Pemberian Makanan Tambahan (PMT) Posyandu, Kecamatan Angsana meraih juara pertama, disusul Kecamatan Sungai Loban di posisi kedua dan Kecamatan Satui di posisi ketiga.

Sementara pada kategori Menu Ibu Hamil, Kecamatan Angsana kembali menjadi juara pertama, diikuti Kecamatan Batulicin sebagai juara kedua dan Kecamatan Kusan Tengah di posisi ketiga.

Editor : Fauzan Ridhani
pangan lokal menekan angka stunting Pemkab Tanah Bumbu batulicin Kabupaten Tanah Bumbu