Sempat Putus Diterjang Banjir, Jembatan Garuda Dayak Pitap Kembali Dapat Dilalui

M Dirga • Dipublikasikan Kamis, 23 Juli 2026 | 13:47 WIB
AKSES PERTANIAN: Wujud Jembatan Garuda di Desa Dayak Pitap, Kecamatan Tebing Tinggi yang baru selesai dibangun untuk menggantikan fasilitas lama yang putus akibat banjir bandang. (foto: Serka Romanus untuk Radar Banjarmasin)
AKSES PERTANIAN: Wujud Jembatan Garuda di Desa Dayak Pitap, Kecamatan Tebing Tinggi yang baru selesai dibangun untuk menggantikan fasilitas lama yang putus akibat banjir bandang. (foto: Serka Romanus untuk Radar Banjarmasin)

RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, PARINGIN - Akses pertanian warga Desa Dayak Pitap, Kecamatan Tebing Tinggi, Kabupaten Balangan kembali terbuka. Hal ini seiring rampungnya pembangunan Jembatan Garuda pada pekan kedua Juli 2026.

Fasilitas penyeberangan sepanjang 40 meter dengan lebar 1,2 meter ini sebelumnya putus total akibat terjangan banjir bandang. Proses pembangunan ulang memakan waktu sekitar tiga bulan sejak 9 April lalu, dengan mengandalkan gotong royong warga bersama tujuh personel TNI dari Koramil Awayan, Kodim 1001/HSU-Balangan.

Keterlibatan aparat dalam pemulihan infrastruktur fisik ini merupakan respons atas lumpuhnya perekonomian warga pascabencana. Mengingat, jembatan tersebut merupakan satu-satunya jalur penghubung menuju lahan garapan di seberang sungai.

Babinsa Koramil Awayan, Serka Romanus Budianto Simarmata menuturkan, perbaikan jembatan menjadi prioritas mendesak karena mayoritas warga menggantungkan hidup dari hasil perkebunan. Ketiadaan sarana penyeberangan membuat mobilitas dan pengangkutan hasil panen terhenti.

"Dikarenakan jembatan itu merupakan akses masyarakat untuk menuju perkebunan, sehingga TNI hadir untuk melakukan perbaikan, mengingat warga setempat mayoritas mata pencaharian di bidang pertanian dan membutuhkan akses yang layak," ucap Romanus.

Romanus memastikan bahwa konstruksi jembatan baru yang dibalut cat merah putih ini dirancang jauh lebih kuat dibandingkan jembatan sebelumnya. Ia optimistis infrastruktur ini lebih tahan terhadap potensi hantaman cuaca maupun luapan arus sungai di kemudian hari.

"Kami berharap agar jembatan ini dapat bermanfaat bagi masyarakat Desa Dayak Pitap, terutama bagi petani yang rata-rata memiliki kebun di seberang sungai," tegasnya.

 

 

Editor : Arif Subekti
jembatan garuda di desa dayak pitap hancur diterjang banjir selesai dibangun ulang oleh tni Balangan