RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, Kotabaru – Kompetisi sengit Pemilihan Nanang Galuh Kebudayaan Kabupaten Kotabaru 2026 yang melibatkan ratusan peserta akhirnya mencapai puncaknya, Sabtu (18/7).
Ajang tahunan ini sukses melahirkan wajah baru yang siap mengemban misi pelestarian warisan tradisi di Bumi Saijaan.
Menariknya, persaingan tahun ini terbilang sangat ketat karena diikuti oleh talenta muda dengan latar belakang yang beragam.
Mulai dari pelajar sekolah menengah, mahasiswa aktif yang menempuh pendidikan tinggi, hingga mereka yang sudah menyandang gelar sarjana.
Keberagaman ini memberikan warna tersendiri sekaligus menaikkan standar penilaian kompetisi.
Melalui proses penyaringan yang ketat sejak tahap pendaftaran dan audisi, panitia menyaring ratusan pendaftar tersebut hingga menyisakan para finalis terbaik.
Dari seleksi ketat itu, Ahmad Raihan Arfan dan Anugerah Nur Rachmadhina resmi dinobatkan sebagai pemenang utama atau menyandang gelar Nanang dan Galuh Kebudayaan Kabupaten Kotabaru 2026.
Penobatan ini dilaksanakan secara megah di Gedung Paris Barantai Kotabaru.
Berdasarkan data resmi yang diterima Radar Banjarmasin, Minggu (19/7) proses panjang ini melewati tahap sosialisasi dan pendaftaran panjang yang dibuka sejak 17 Juni hingga 09 Juli 2026.
Ratusan peserta tersebut kemudian disaring melalui babak audisi pada 11 Juli 2026. Keberhasilan agenda akbar ini merupakan buah kerjasama solid antara Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kotabaru bersama Ikatan Duta Wisata dan Budaya Saijaan.
Penilaian objektif dan ketat dalam menentukan peraih gelar tahun ini dilakukan langsung oleh jajaran dewan juri yang sangat berkompeten di bidangnya, yaitu Minggu Basuki, Asisten l; H Selamat Riyadi, Asisten lll; H Ahmad Fitriadi, Ketua DKD Kotabaru; Dewi Anita Aprilianti, serta Gusti Andre Darmawan.
Sidang juri berjalan profesional dan menegaskan bahwa seluruh keputusan bersifat mutlak serta tidak dapat diganggu gugat.
Ditemui usai penobatan, Nanang Kebudayaan Kotabaru 2026 terpilih, Ahmad Raihan Arfan, tak mampu menyembunyikan rasa syukurnya.
Bagi Ahmad, gelar ini adalah buah manis dari perjuangan intensif, termasuk melewati masa Technical Meeting pada 10 Juli dan masa Karantina yang penuh pembelajaran pada 14–19 Juli 2026.
"Ulun (saya) pastinya sangat senang sekali. Setelah perjuangan ulun selama seminggu menempuh pendidikan di karantina, akhirnya ulun bisa mencapai tujuan ulun di sini," ujar Ahmad Raihan Arfan.
Ia menambahkan bahwa fokus utamanya ke depan adalah mempromosikan budaya daerah dan mengembangkannya agar bisa dikenal hingga ke mancanegara.
Senada dengan pasangan pemenangnya, Anugerah Nur Rachmadhina, Galuh terpilih, mengaku masih merasa tidak percaya bisa keluar sebagai juara utama di pengalaman pertamanya mengikuti ajang seperti ini.
"Senang banar (sekali). Karena tidak menyangka juga kalau ulun bisa berada di titik ini. Apalagi ini pertama kalinya ulun ikut ajang pemilihan duta wisata," ungkapnya.
Anugerah sendiri telah menyiapkan langkah setelah penobatan dengan mengusulkan program kerja Culture Goes to School untuk memperkenalkan budaya daerah ke generasi-generasi muda melalui kegiatan yang menyenangkan dan interaktif.
Berikut nama pemenang Nanang Galuh Kebudayaan Kotabaru 2026 lainnya, Wakil I diraih M Faqih Badali dan Amrina Rosyada, Wakil II Muhammad Said dan Amira Malika, Wakil III M Abied Ansyari dan Syifa Nur Annisa, Wakil IV Rezeki Raditya dan Africilla Aqifah, Wakil V Ananda Pramana dan Aufa Dilatul Rahma.
Sementara untuk gelar Atribut, predikat Berbakat disematkan kepada Syarif Zindan dan Melly Alfina, gelar Persahabatan diraih M Maulana Fika Ananda, serta predikat Terfavorit sukses dikawinkan oleh Rezeki Raditya Syahputra dan Amira Malika Putri Diandra.
Editor : Sutrisno