RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, KOTABARU – Dinas Perikanan Kabupaten Kotabaru mulai mendorong lahirnya produk olahan perikanan yang lebih inovatif dan bernilai jual tinggi. Selama empat hari ke depan, puluhan pelaku usaha dibekali berbagai teknik pengolahan hasil perikanan melalui pelatihan yang digelar di Aula Dinas Perikanan, Selasa (14/7).
Pelatihan tersebut diikuti 30 pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), serta melibatkan kader Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) dan Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kotabaru.
Suasana pelatihan berlangsung meriah. Setelah sesi teori selesai, para peserta langsung mengenakan celemek dan mempraktikkan pembuatan berbagai produk olahan ikan, termasuk es krim berbahan dasar lele yang menjadi salah satu menu paling menarik perhatian.
Belajar Lima Produk Olahan Inovatif
Untuk memastikan peserta memperoleh ilmu yang aplikatif, Dinas Perikanan menghadirkan dua narasumber berpengalaman dari Gresik, Jawa Timur, yakni Agung Nuri Wijaya dan Kikis Rochana Handayani.
Keduanya membimbing peserta membuat lima produk olahan berbasis ikan yang memiliki nilai tambah, yakni bandeng cabut duri, mi dan topping bandeng, es krim lele, cendolika atau cendol berbahan ikan bandeng, serta sambal bandeng asap.
Kepala Dinas Perikanan Kotabaru, Zaenal Arifin, mengatakan pelatihan ini merupakan upaya meningkatkan nilai ekonomi komoditas perikanan lokal, terutama lele dan bandeng yang produksinya melimpah di Kotabaru.
"Kalau kita olah sedemikian rupa dengan menarik dan penuh inovasi, tentu nilai jualnya akan jauh lebih tinggi. Ujung-ujungnya, ini akan mendongkrak pendapatan dan kesejahteraan keluarga," ujarnya.
Targetkan Produk UMKM Naik Kelas
Menurut Zaenal, selama ini sebagian besar hasil perikanan masih dipasarkan dalam bentuk segar. Padahal, dengan sentuhan inovasi, produk tersebut dapat memiliki daya saing lebih tinggi dan menjangkau pasar yang lebih luas.
Melalui pelatihan ini, Dinas Perikanan berharap lahir beragam produk olahan baru yang mampu bersaing di pasar sekaligus menjadi oleh-oleh khas Kabupaten Kotabaru.
Selain meningkatkan kreativitas pelaku UMKM, program ini juga diharapkan mampu memperkuat hilirisasi sektor perikanan dan memberikan nilai tambah bagi komoditas lokal yang selama ini menjadi andalan masyarakat Bumi Saijaan.
Editor : Eddy Hardiyanto