RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, Amuntai - Tim gabungan melakukan ground check terhadap dua titik panas (hotspot) di Desa Mawar Sari, Kecamatan Amuntai Tengah, Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU), Kamis (9/7). Hasil pengecekan memastikan kebakaran lahan telah padam dan tidak ditemukan lagi asap di lokasi.
Titik panas tersebut sebelumnya terdeteksi melalui aplikasi Lancang Kuning dan Sipongi dengan tingkat kepercayaan menengah (medium).
Hotspot Sulit Dijangkau
Kapolres HSU AKBP Agus Nuryanto melalui Kapolsek Amuntai Tengah Ipda Sulistono mengatakan, pengecekan dilakukan personel Polsek Amuntai Tengah bersama BPBD HSU dan Manggala Agni.
"Tim sudah melakukan ground check di Desa Mawar Sari. Namun titik hotspot tidak dapat dijangkau karena akses menuju lokasi terhalang semak belukar, rawa, dan sungai. Jarak dari titik akses terakhir menuju lokasi diperkirakan sekitar tiga kilometer," ujarnya.
Meski tidak dapat mencapai titik koordinat, tim tidak menemukan tanda-tanda kebakaran aktif dari lokasi akses terdekat.
Api Dipastikan Padam
Usai pengecekan, tim melanjutkan patroli sekaligus mengingatkan masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar. Warga juga diimbau memahami bahwa pelaku pembakaran hutan dan lahan dapat dikenai sanksi pidana maupun denda sesuai ketentuan yang berlaku.
Kepala BPBD HSU H Syamrani memastikan kondisi di lokasi aman dan terkendali.
"Api sudah padam dan tidak ditemukan kabut asap. Vegetasi yang terbakar berupa rumput rawa gambut dengan jenis kebakaran permukaan," katanya.
Menurut Syamrani, kelembapan tanah di lokasi mencapai sekitar 75 persen sehingga membantu mencegah api kembali meluas.
Dalam kegiatan tersebut, tim gabungan membawa sejumlah peralatan pendukung, di antaranya satu unit sepeda motor, GPS, peralatan tangan, kamera, serta perlengkapan administrasi lapangan. (*)
Editor : M. Ramli Arisno