RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, Pelaihari - Pengerjaan proyek penataan drainase dan pembangunan fasilitas pedestrian di sepanjang Jalan A. Syairani, Pelaihari, telah dimulai sejak pertengahan Juni 2026.
Aktivitas proyek kini terlihat dengan mulai tersusunnya material konstruksi seperti box culvert di sisi kiri dan kanan jalan, serta beroperasinya alat berat dan para pekerja di lokasi.
Pelaksanaan proyek tersebut berdampak pada kondisi lalu lintas di kawasan itu. Pengguna jalan yang melintas diimbau untuk lebih berhati-hati, mengurangi kecepatan kendaraan, dan memperhatikan kondisi sekitar karena adanya aktivitas pekerjaan di badan jalan.
Sebagai upaya menjaga keselamatan, pihak kontraktor telah memasang sejumlah rambu peringatan di sekitar lokasi proyek. Meski demikian, pengendara tetap diminta meningkatkan kewaspadaan karena terdapat material konstruksi yang berpotensi menyebabkan penyempitan lajur lalu lintas.
Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Tanah Laut (Tala), Tedy Mulyana, mengimbau seluruh masyarakat agar mematuhi rambu-rambu lalu lintas dan mengikuti arahan petugas selama pekerjaan berlangsung.
“Sehubungan dengan dilaksanakannya pekerjaan penataan dan pembangunan fasilitas pedestrian di sepanjang Jalan A Syairani, kami menghimbau kepada seluruh pengguna jalan untuk meningkatkan kewaspadaan dan mengurangi kecepatan kendaraan saat melintasi area proyek demi keselamatan pekerja maupun sesama pengguna jalan,” katanya, Kamis (9/7/2026).
Selain itu, masyarakat juga diminta mengantisipasi keberadaan material konstruksi di sekitar lokasi pekerjaan. Khusus bagi pengendara sepeda motor. Pihaknya juga menyarankan penggunaan masker untuk mengurangi dampak paparan debu yang meningkat selama proses pembangunan berlangsung.
“Kami berharap kerjasama seluruh pengguna jalan dapat mendukung kelancaran arus lalu lintas sekaligus menjaga keselamatan selama proyek berlangsung,” harapnya.
Sementara itu, salah seorang warga Pelaihari, Khalil, berharap pemasangan papan informasi proyek tidak hanya berada di titik pekerjaan, tetapi juga ditempatkan beberapa puluh meter sebelum lokasi agar pengguna jalan memiliki waktu untuk mengantisipasi kondisi di depan.
“Saya berharap puluh meter sebelum lokasi pekerjaan juga dipasang papan informasi bahwa ada proyek. Jalan ini sering dilintasi kendaraan dari luar Tala, seperti dari Tanah Bumbu, Kotabaru, Banjarmasin, maupun Banjarbaru, sehingga pengendara bisa lebih siap dan berhati-hati,” harapnya.
Editor : Arif Subekti