Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Proyek Jalan Provinsi Kalsel Dikebut, Progres Sudah 50 Persen Lebih

Sutrisno • Rabu, 8 Juli 2026 | 09:43 WIB
DIKEBUT: Pembangunan dan peningkatan jalan provinsi di Kalsel dikebut. Memasuki pertengahan 2026, progresnya rata-rata sudah 50 persen lebih. 
(DINAS PUPR KALSEL) 
DIKEBUT: Pembangunan dan peningkatan jalan provinsi di Kalsel dikebut. Memasuki pertengahan 2026, progresnya rata-rata sudah 50 persen lebih.  (DINAS PUPR KALSEL) 

RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, BANJARBARU - Pembangunan dan peningkatan jalan provinsi di Kalimantan Selatan terus menunjukkan perkembangan positif. Memasuki pertengahan 2026, sejumlah proyek penanganan jalan di klaster Banua Anam dan Banjarbakula progresnya rata-rata sudah 50 persen lebih. 

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kalsel, Yasin Toyib mengatakan, pembangunan infrastruktur jalan difokuskan untuk memperlancar akses transportasi dan mobilitas masyarakat. "Beberapa pekerjaan pembangunan jalan, rehabilitasi maupun rekonstruksi, progres fisiknya rata-rata sudah di atas 50 persen," jelasnya, Selasa (7/7).

Berdasarkan Surat Keputusan Jalan Provinsi, total panjang jalan yang menjadi kewenangan Pemprov Kalsel mencapai 927,41 kilometer. Hingga akhir 2025, kondisi jalan mantap telah mencapai 83,03 persen atau sekitar 770 kilometer.

Adapun tahun 2026, Dinas PUPR Kalsel melaksanakan program penyelenggaraan jalan yang meliputi pembangunan jalan sepanjang 12,48 kilometer, rehabilitasi sepanjang 31 kilometer, serta rekonstruksi sepanjang 18,49 kilometer yang tersebar di sejumlah daerah pada klaster Banua Anam dan Banjarbakula.

Pada klaster Banua Anam, proyek yang sedang dikerjakan meliputi pembangunan Jalan Tanjung–Haruai sepanjang 1 kilometer, Jalan Dahai–Tanjung sepanjang 4 kilometer, Jalan Haruai–Muara Uya sepanjang 800 meter, serta penanganan ruas Banjang–Pulau Nyiur–Batu Mandi sepanjang 1,3 kilometer.

Sementara di klaster Banjarbakula, pekerjaan yang berlangsung antara lain rehabilitasi ruas Banjarmasin–Sungai Tabuk sepanjang 5,5 kilometer, rekonstruksi Jalan Palam–Lianganggang sepanjang 1 kilometer, serta rehabilitasi Jalan Bumi Makmur–Pulau Sari sepanjang 2 kilometer.

Percepatan penyelesaian proyek-proyek tersebut diharapkan mampu menambah tingkat kemantapan jalan provinsi sekaligus memperkuat konektivitas antarwilayah. 

"Termasuk memperlancar distribusi logistik, mempermudah mobilitas masyarakat, serta mendorong pertumbuhan ekonomi di berbagai daerah di Kalsel," tandas Yasin.

Editor : Arief
#Dinas PUPR Kalsel #kalimantan selatan #jalan