Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Keramik Gerbang Kota Berguguran ! Pemko Banjarmasin Tunggu APBD Perubahan Untuk Perbaikan

Endang Syarifuddin • Selasa, 7 Juli 2026 | 11:11 WIB
KERAMIK COPOT: Kondisi keramik pada gerbang perbatasan Kota Banjarmasin dengan Kabupaten Banjar yang terkelupas dan berguguran. Perbaikan menyeluruh baru dianggarkan melalui APBD Perubahan 2026.
KERAMIK COPOT: Kondisi keramik pada gerbang perbatasan Kota Banjarmasin dengan Kabupaten Banjar yang terkelupas dan berguguran. Perbaikan menyeluruh baru dianggarkan melalui APBD Perubahan 2026.

RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, BANJARMASIN – Kerusakan pada gerbang perbatasan Kota Banjarmasin dengan Kabupaten Banjar dipastikan belum bisa diperbaiki secara menyeluruh dalam waktu dekat. Pemerintah Kota (Pemko) Banjarmasin baru mengalokasikan anggaran perbaikannya melalui APBD Perubahan 2026.

Kepala Dinas PUPR Kota Banjarmasin, Chandra Iriandi Wijaya, mengatakan pihaknya telah menginstruksikan Bidang Cipta Karya untuk melakukan identifikasi tingkat kerusakan. Hasil kajian tersebut akan menjadi dasar penentuan metode perbaikan sekaligus material pengganti yang dinilai lebih tahan lama.

"Bidang Cipta Karya sudah turun melakukan identifikasi. Dalam waktu dekat akan dilakukan penanganan sementara pada bagian-bagian yang mengalami kerusakan, sebelum perbaikan menyeluruh dilaksanakan melalui APBD Perubahan," ujarnya, Selasa (7/7/2026), usai rapat di DPRD Kota Banjarmasin.

Menurut Chandra, anggaran pemeliharaan aset sebenarnya tersedia setiap tahun. Namun, perbaikan gerbang secara menyeluruh membutuhkan alokasi anggaran khusus yang kini telah diusulkan dalam APBD Perubahan 2026.

Selain mengidentifikasi tingkat kerusakan, tim teknis juga tengah mengkaji material pengganti keramik agar lebih kuat dan tidak mudah mengalami kerusakan seperti sebelumnya.

Untuk sementara, Dinas PUPR akan memprioritaskan penanganan pada bagian-bagian yang berpotensi membahayakan pengguna jalan.

"Yang paling penting sekarang memastikan tidak ada bagian bangunan yang membahayakan masyarakat. Setelah identifikasi selesai, pekerjaan akan segera dilaksanakan sesuai anggaran yang tersedia," katanya.

Sementara itu, Ketua Komisi III DPRD Kota Banjarmasin, Muhammad Ridho Akbar, mendesak Pemko agar tidak menunggu terlalu lama apabila kondisi kerusakan sudah mengancam keselamatan masyarakat.

Menurutnya, keramik yang berguguran dari gerbang berpotensi mencelakai pengguna jalan jika tidak segera diamankan.

"Kami berharap Dinas PUPR segera melakukan perbaikan karena itu aset milik pemerintah kota. Jangan sampai keramik yang terlepas mengenai pengguna jalan. Keselamatan masyarakat harus menjadi prioritas utama," tegasnya.

Politikus Partai Golkar tersebut juga mengingatkan pentingnya pemeliharaan rutin terhadap seluruh aset infrastruktur milik Pemko Banjarmasin, sehingga tidak menunggu hingga mengalami kerusakan berat.

"Seluruh aset infrastruktur milik Pemko Banjarmasin harus mendapatkan perawatan dan pengawasan secara berkala agar usia layanannya lebih panjang serta tidak membahayakan masyarakat," pungkasnya.

Editor : Eddy Hardiyanto
#keramik #gerbang kota #apbd perubahan #pemko banjarmasin