RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, Martapura - Dampak pemadaman listrik bergilir yang masih terjadi dalam sepekan terakhir mulai merembet ke layanan publik lainnya.
Kali ini, operasional PT Air Minum (PTAM) Intan Banjar ikut terdampak karena pasokan listrik menjadi sumber tenaga penggerak pompa distribusi air bersih.
Humas PTAM Intan Banjar, Mahyuni, mengatakan pemadaman listrik yang masif dalam sepekan terakhir ini juga berdampak terhadap operasional PTAM Intan Banjar.
Alhasil hal tersebut menyebabkan proses distribusi air kepada pelanggan tidak dapat berjalan secara normal.
“Tentu ini (Pemadaman listrik) berpengaruh pada mesin pompa yang mendistribusikan air leding kepada pelanggan," ungkapmya saat dikonfirmasi, Selasa (1/7/2026)
Hal tersebut dikarenakan mesin pompa yang digunakan untuk mengalirkan air ke jaringan distribusi bergantung pada pasokan listrik.
Diketahui, unit pompa PTAM Intan Banjar tersebar di sejumlah instalasi produksi utama, yakni Instalasi Pengolahan Air (IPA) Pinus, IPA Syarkawi di Gambut, IPA Kertak Hanyar, serta Booster Muslimin.
Seluruh fasilitas tersebut berperan penting menjaga tekanan dan kontinuitas distribusi air bersih kepada pelanggan di Kota Banjarbaru dan Kabupaten Banjar.
Sehingga, apabila unit pompa mengalami gangguan akibat terhentinya pasokan listrik, distribusi air kepada pelanggan dapat terdampak.
Aliran air berpotensi melemah karena tekanan menurun, bahkan dapat berhenti sementara hingga pasokan listrik kembali normal atau pompa beroperasi menggunakan sumber listrik cadangan.
Mahyuni mengatakan, dampak yang paling dirasakan saat ini adalah penurunan tekanan air sekitar 10 persen.
Pada titik-titik jaringan yang berada di ujung distribusi, tekanan air yang biasanya mencapai 0,3 bar ikut mengalami penurunan, sehingga berpotensi memengaruhi kelancaran pasokan kepada pelanggan.
Meski demikian, PTAM Intan Banjar terus berupaya menjaga suplai air tetap mengalir dengan mengoperasikan genset di setiap unit produksi selama terjadi pemadaman listrik.
"Kami meminimalisir dampaknya dengan mengupayakan tersedianya genset di masing-masing unit produksi. Mudah-mudahan dengan upaya tersebut air yang kami distribusikan tetap lancar dan tidak ada kendala di lapangan," katanya.
Pelanggan Diimbau Menampung Air
Seiring masih berlangsungnya pemadaman listrik bergilir di sejumlah wilayah, Mahyuni mengimbau pelanggan untuk mengantisipasi kebutuhan air bersih, terutama ketika terdapat pemberitahuan jadwal pemadaman dari PLN.
Ia menyarankan masyarakat menampung air secukupnya sebelum jadwal pemadaman dimulai agar kebutuhan rumah tangga tetap dapat terpenuhi apabila terjadi penurunan tekanan distribusi.
"Kami mengimbau pelanggan agar menyiapkan cadangan air ketika ada informasi jadwal pemadaman listrik dari PLN. Langkah ini sebagai bentuk antisipasi apabila distribusi air mengalami penurunan tekanan," ujarnya.
Mahyuni juga menyampaikan permohonan maaf kepada pelanggan atas kondisi tersebut.
Menurutnya, PTAM Intan Banjar terus berupaya menjaga pelayanan tetap optimal meski operasional terdampak pemadaman listrik.
"Kami mohon maaf atas kondisi ini. Semoga kendala dapat segera teratasi sehingga tekanan distribusi air kepada pelanggan kembali normal," pungkasnya.
Editor : Sutrisno