RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, Rantau – Pembangunan Koperasi Merah Putih di Kabupaten Tapin terus menunjukkan progres. Dari 66 titik yang saat ini dikerjakan, sebanyak 12 titik telah selesai 100 persen, sementara sisanya masih dalam tahap pengerjaan dengan rata-rata progres mencapai 48 persen.
Komandan Kodim (Dandim) 1010 Tapin, Letkol Inf Dimas Yamma Putra, mengatakan pihaknya terus berupaya mempercepat pembangunan agar target yang ditetapkan pemerintah pusat dapat tercapai tepat waktu.
"Sudah ada 66 titik koperasi yang dibangun. Dari jumlah itu, 12 titik sudah selesai 100 persen, sedangkan sisanya rata-rata masih 48 persen," ujarnya, Kamis (25/6/2026).
Namun ia memberitahukan, kemungkinan dalam waktu satu Minggu ini adalagi koperasi yang progresnya seratus persen.
"Masih dikerjakan sekarang, kira-kira ada 5 koperasi lagi yang selesai dalam satu Minggu ini," tuturnya.
Adapun desa yang telah menuntaskan pembangunan Koperasi Merah Putih meliputi Ayunan Papan, Tatakan, Binderang, Bitahan Baru, Kembang Habang Lama, Kembang Habang Baru, Serawai, Banua Halat Kanan, Bataratat, Batu Ampar, Kalumpang, Paring Guling dan Pantai Cabe.
Menurut Dandim, percepatan pembangunan terus dilakukan meski di lapangan masih ditemukan sejumlah kendala yang memengaruhi pekerjaan konstruksi.
"Kami berupaya mengejar ketertinggalan. Namun demikian, sesuai arahan pemerintah pusat, seluruh pembangunan akan diselesaikan pada akhir Juli 2026 ini," katanya.
Ia menjelaskan, salah satu hambatan yang dihadapi adalah faktor cuaca. Curah hujan yang terjadi dalam beberapa hari terakhir membuat sejumlah pekerjaan tidak dapat dilakukan secara maksimal, terutama yang berkaitan dengan pengecoran dan pekerjaan konstruksi lainnya.
"Ada beberapa kendala, yakni cuaca. Beberapa hari terakhir hujan, sementara pekerjaan tertentu memerlukan proses pengecoran dan tahapan teknis lainnya," jelasnya.
Selain itu, tantangan juga datang dari persoalan ketersediaan lahan. Hingga saat ini masih terdapat 69 titik yang belum dapat dibangun karena terkendala lokasi pembangunan yang belum siap.
Meski demikian, Dandim optimistis seluruh target dapat direalisasikan sesuai jadwal. Keberadaan Koperasi Merah Putih diharapkan menjadi penggerak ekonomi masyarakat desa sekaligus mendukung suksesnya program strategis nasional di daerah.
"Dengan harapan Koperasi Merah Putih sebagai salah satu bentuk program nasional dapat terselenggara dengan baik dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat," pungkasnya.
Editor : M Oscar Fraby