Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Poktan Berca Tani Banjarbaru Sukses Panen 1 Ton Daun Bawang

Sheilla Farazela • Rabu, 24 Juni 2026 | 12:35 WIB
Poktan Berca Tani Banjarbaru Sukses Panen 1 Ton Daun Bawang (Sheilla Farazela/Radar Banjarmasin)
Poktan Berca Tani Banjarbaru Sukses Panen 1 Ton Daun Bawang (Sheilla Farazela/Radar Banjarmasin)

 

RADAR BANJARMASIN.JAWAPOS.COM, Banjarbaru – Kemandirian ekonomi luar biasa ditunjukkan oleh Kelompok Tani (Poktan) Berca Tani sekaligus jemaah Majelis Al Hidma Kelurahan Landasan Ulin Utara, Kecamatan Landasan Ulin, Kota Banjarbaru. 

Mereka berhasil memanfaatkan sektor pertanian dengan membudidayakan daun bawang proyeksi hasil panen raya mencapai lebih dari 1 ton.

Menariknya, seluruh keuntungan bersih dari penjualan komoditas hijau ini tidak masuk ke kantong pribadi, melainkan dialokasikan penuh untuk menyokong pendanaan agenda keagamaan besar lokal, yakni Haul Akbar Majelis Al Hidma yang dijadwalkan berlangsung pada Juli mendatang.

Ketua Majelis Al Hidma sekaligus Ketua Poktan Berca Tani, Fauzi Makarim mengungkapkan, ide berkebun daun bawang ini murni lahir dari kesepakatan bersama anggota. 

Langkah taktis ini diambil guna mengantisipasi kebutuhan dana operasional menyambut gelaran haul akbar agar tidak membebani jemaah.

"Sebelum pelaksanaan haul, kami dulu sempat berpikir bagaimana terkait pendanaannya. Setelah itu muncul kesepakatan bersama untuk berkebun daun bawang. Alhamdulillah, hasilnya sangat memuaskan," ujar Fauzi, Rabu (24/6).

Hasil jerih payah Poktan Berca Tani langsung disambut antusias oleh pasar. Pada hari pertama panen, ratusan kilogram daun bawang tercatat langsung ludes dipesan oleh jaringan pedagang dan pengepul. 

Fauzi membeberkan, dari modal awal bibit sebanyak 3 kuintal, total panen raya saat ini diperkirakan mampu menembus angka lebih dari 1 ton berkat dukungan cuaca yang bersahabat.

"Untuk panen pertama ini, sebanyak 417 kilogram daun bawang langsung didistribusikan kepada para pedagang dan pengepul," sebutnya.

Adapun untuk harga jual di tingkat pasaran saat ini bergerak variatif di kisaran Rp40.000 hingga Rp42.000 per kilogram, tergantung pada target pasar masing-masing pedagang.

Proses pembersihan dan pengolahan pasca-panen daun bawang ini digerakkan secara swadaya melalui sistem komunal kelompok. 

Dari total sekitar 120 anggota aktif yang tergabung, pergerakan tenaga kerja dikoordinasikan secara bertahap melalui grup komunikasi internal.

Mengingat volume daun bawang yang melimpah, proses panen raya ini diatur menjadi tiga tahapan agar seluruh jemaah bisa bergantian turun membantu ke area perkebunan tanpa mengganggu aktivitas utama mereka.

Produktivitas dan kualitas unggul hasil panen para petani lokal Banjarbaru ini mendapat apresiasi tinggi dari Anggota DPRD Kota Banjarbaru, Siska Monalisa.

Ia menilai, apa yang ditunjukkan Poktan Berca Tani menjadi bukti nyata kuatnya potensi agraris di Kota Idaman.

Meski kualitas pertanian di Banjarbaru tergolong superior, Siska tidak menampik adanya tantangan klasik yang masih dihadapi petani di akar rumput, terutama terkait keterbatasan kuota pupuk bersubsidi dari pemerintah.

"Hasil panennya alhamdulillah, kualitas pertanian kita di Banjarbaru ini memang bagus. Hanya saja, dari sisi subsidi pupuk, dalam satu tahun mungkin petani hanya dapat dua karung. Itu memang agak kurang cukup," beber Siska.

 

Editor : M Oscar Fraby
#daun bawang #banjarbaru #pertanian