Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Jemaah Haji Tapin Tinggalkan Makkah Menuju Madinah, Jemaah Risti Didampingi Khusus

Rasidi Fadli • Kamis, 18 Juni 2026 | 08:02 WIB
Jemaah haji asal Tapin yang tergabung dalam Kloter BDJ 15. (Noor Ipansyah)
Jemaah haji asal Tapin yang tergabung dalam Kloter BDJ 15. (Noor Ipansyah)

 

RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, Rantau - Setelah menuntaskan seluruh rangkaian ibadah haji di Makkah, jemaah haji Kabupaten Tapin yang tergabung dalam Kloter BDJ 15, kini melanjutkan perjalanan menuju Madinah.

Sebelum meninggalkan Kota Suci Makkah, seluruh jemaah terlebih dahulu melaksanakan tawaf wada atau tawaf perpisahan sebagai penutup rangkaian ibadah di Masjidil Haram.

Petugas Haji Daerah Kabupaten Tapin tahun 2026, Noor Ipansyah, mengatakan pelaksanaan tawaf wada berlangsung lancar dengan pendampingan khusus bagi jemaah lanjut usia dan kategori risiko tinggi (risti).

"Seluruh jamaah melaksanakan tawaf wada. Khusus jamaah lansia dan risti dilakukan pendampingan, baik menggunakan kursi roda maupun mobil golf agar mereka dapat beribadah dengan aman dan nyaman," ujarnya, Kamis (18/6/2026).

Ia menjelaskan, pelaksanaan tawaf wada berakhir pada Senin malam waktu Arab Saudi. Dengan selesainya ibadah tersebut, maka berakhir pula seluruh rangkaian kegiatan jemaah Tapin di Kota Makkah.

Menurut Noor Ipansyah, pada Selasa sore sekitar pukul 15.00 waktu Arab Saudi, rombongan Kloter BDJ 15 berangkat menuju Madinah.

"Di Madinah jamaah akan berada sekitar tujuh hingga delapan hari. Selain melaksanakan salat berjamaah di Masjid Nabawi, jamaah juga akan melaksanakan ziarah ke makam Rasulullah SAW serta berkesempatan beribadah di Raudhah," katanya.

Ia menambahkan, jemaah dijadwalkan berada di Madinah hingga 24 Juni 2026 sebelum kembali ke Tanah Air.


Momen keberangkatan menuju Madinah tahun ini juga terasa istimewa. Pasalnya, perjalanan tersebut bertepatan dengan 1 Muharam 1448 Hijriah atau awal tahun baru Islam.

"Ini menjadi momen yang sangat langka dan penuh makna. Jamaah haji Tapin memasuki Madinah bertepatan dengan 1 Muharam, mengingatkan kita pada peristiwa hijrah Nabi Muhammad SAW dari Makkah ke Madinah yang menjadi awal penanggalan Hijriah," ungkapnya.

Dari dua kota suci, Makkah dan Madinah, para jemaah haji Tapin juga menitipkan doa untuk masyarakat Banua, khususnya Kabupaten Tapin.

"Kami mendoakan agar Kabupaten Tapin selalu diberi keberkahan, Bupati dan Wakil Bupati Tapin beserta keluarga diberikan kesehatan, serta seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten Tapin senantiasa diberikan kekuatan dalam membangun daerah," tuturnya.

Ia berharap seluruh jemaah dapat menyelesaikan rangkaian perjalanan spiritual di Madinah dengan lancar dan kembali ke Indonesia dalam keadaan sehat.

"Semoga seluruh jamaah menjadi haji yang mabrur dan kembali ke tanah air dengan selamat," pungkasnya.

Editor : M Oscar Fraby
#haji #Tapin #madinah