RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, BANJARBARU – Pembangunan fisik ikon religi baru Kalimantan Selatan, Masjid Syekh Muhammad Arsyad Al-Banjari, secara umum telah rampung.
Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kalsel kini tengah mengebut penataan lanskap masjid agar siap digunakan sebagai pusat peringatan Hari Jadi ke-76 Kalsel pada 14 Agustus 2026 mendatang.
Kepala Dinas PUPR Kalsel M Yasin Toyib melalui Kepala Bidang Cipta Karya, Ryan Tirta Nugraha, mengungkapkan, proyek pembangunan masjid telah dikerjakan secara bertahap sejak tahun 2023.
"Bangunan utama masjid rampung pada 2024. Lalu, pembangunan sayap kanan, sayap kiri, dan plaza dituntaskan tahun 2025. Untuk pekerjaan lanskap tahap pertama sudah dilakukan pada 2024 dan saat ini memasuki tahap lanjutan," ujar Ryan.
Meski struktur utama dan gedung masjid tiga lantai tersebut sudah selesai 100 persen, Ryan menyebut masih ada beberapa area di lantai dasar bangunan penunjang yang belum difungsikan. Pihaknya masih menunggu instruksi dari pengelola terkait pemanfaatan ruang-ruang pendukung tersebut.
Saat ini, sorotan utama tertuju pada pengerjaan lanskap luar ruangan yang progresnya telah menyentuh angka 30 persen. Pekerjaan ini meliputi pembangunan taman, sistem drainase, area vegetasi, kolam, titian, minaret, area parkir, hingga Penerangan Jalan Umum (PJU).
"Kami juga menyiapkan berbagai tanaman buah. Harapannya dapat menciptakan lingkungan yang lebih asri sekaligus mengundang kehadiran burung dan satwa kecil lainnya," tambah Ryan.
Targetnya, pembangunan lanskap masjid ini sudah rampung saat rangkaian Hari Jadi Kalsel dimulai.
Rencana dipusatkannya kegiatan inti Hari Jadi Kalsel di masjid berkapasitas 3.288 jemaah ini bukan tanpa alasan. Berdasarkan arahan Gubernur Kalsel, H Muhidin, Pemprov ingin mengemas peringatan tahun ini dengan atmosfer yang lebih religius dan khidmat.
Editor: Sutrisno
Editor : Arief