Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Uji Coba Pakan Ikan dan Ternak Berbahan Gulma di Ponpes Darussalam ! Wabup HSU Dorong Jadi Solusi Alternatif

M Akbar Radar Banjarmasin • Jumat, 1 Mei 2026 | 10:00 WIB
PRAKTIK: Santri, mahasiswa, dan dosen UNISKA uji coba pelet berbahan susupan gunung di Ponpes Darussalam Muara Tapus, Amuntai Tengah.
PRAKTIK: Santri, mahasiswa, dan dosen UNISKA uji coba pelet berbahan susupan gunung di Ponpes Darussalam Muara Tapus, Amuntai Tengah.

RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, AMUNTAI – Inovasi pemanfaatan gulma sebagai pakan alternatif mulai dikembangkan di Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU). Uji coba pengolahan pakan ikan dan ternak berbahan dasar gulma dilakukan di Pondok Pesantren Darussalam Muara Tapus, Kecamatan Amuntai Tengah.

Kegiatan ini melibatkan santri, mahasiswa, serta dosen dari Universitas Islam Kalimantan (UNISKA), sebagai bagian dari kolaborasi riset dan pengabdian masyarakat.

Pengasuh ponpes, Busairi Hamdan mengungkapkan uji coba berjalan lancar dengan hasil yang menjanjikan.

Pakan yang diolah berupa pelet berbahan susupan gunung atau susupan jablay—jenis gulma yang selama ini kurang dimanfaatkan.

“Dari uji coba ini diketahui kandungan protein susupan gunung sangat tinggi, sehingga sangat baik untuk pakan ikan maupun ternak,” ujarnya, Jumat (1/5/2026).

Menurutnya, temuan ini membuka peluang pengembangan sumber protein alternatif yang lebih murah dan mudah diperoleh. Bersama tim akademisi UNISKA dan dukungan pemerintah daerah, penelitian akan terus dilanjutkan.

Busairi menilai, susupan gunung berpotensi menjadi bahan utama dalam produksi pakan karena ketersediaannya melimpah dan bernilai gizi tinggi.

Ia berharap inovasi ini tidak berhenti pada tahap uji coba, tetapi bisa memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya dalam menekan biaya pakan.

“Harapannya, ini bisa menjadi solusi pakan alternatif yang ekonomis dan bergizi,” tambahnya.

Terpisah, Wakil Bupati HSU, Hero Setiawan, menyambut positif inovasi tersebut. Ia menilai pemanfaatan gulma sebagai bahan pakan merupakan langkah strategis yang patut dikembangkan.

Selama ini, gulma kerap dianggap tidak bernilai. Padahal, jika diolah dengan tepat, dapat menjadi solusi bagi peternak dan pembudidaya ikan dalam menekan biaya produksi.

“Ini inovasi yang sangat baik. Selain murah, juga berpotensi meningkatkan kualitas pakan,” ujarnya.

Pemerintah daerah, lanjutnya, siap mendukung pengembangan inovasi serupa agar dapat diterapkan lebih luas dan berdampak pada peningkatan ekonomi masyarakat.

Editor : Eddy Hardiyanto
#Pakan Ikan dan Ternak #Ponpes Darussalam #Wabup HSU #gulma