BATULICIN – Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Tanah Bumbu terus menunjukkan tren positif dalam tiga tahun terakhir.
Berdasarkan laporan Badan Pusat Statistik (BPS) yang dipublikasikan pada akhir Februari 2026, IPM Tanah Bumbu pada 2025 mencapai 75,09.
Angka tersebut meningkat dibandingkan tahun sebelumnya yang tercatat 74,50 pada 2024 dan 73,86 pada 2023.
Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian Tanah Bumbu, Al Husain Mardani, menyebut kenaikan IPM ini menjadi indikator positif bagi pembangunan daerah.
“Peningkatan IPM ini menunjukkan bahwa kualitas hidup masyarakat Tanah Bumbu terus mengalami perbaikan dari tahun ke tahun,” ujarnya kepada Radar Banjarmasin.
Menurutnya, capaian tersebut tidak lepas dari berbagai program pembangunan yang dijalankan pemerintah daerah, khususnya pada sektor pendidikan, kesehatan, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Pemerintah daerah, lanjutnya, akan terus mendorong program yang berdampak langsung terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia.
“Harapannya, tren peningkatan ini dapat terus dipertahankan sehingga pembangunan manusia di Tanah Bumbu semakin baik ke depannya,” katanya.
IPM sendiri merupakan indikator untuk mengukur kualitas pembangunan manusia.
Penilaiannya mencakup tiga dimensi utama, yakni kesehatan, pendidikan, dan standar hidup layak.
Dimensi kesehatan diukur melalui angka harapan hidup saat lahir. Sementara dimensi pendidikan dilihat dari rata-rata lama sekolah dan harapan lama sekolah.
Adapun standar hidup layak diukur dari pengeluaran riil per kapita yang dihitung berdasarkan tingkat pengeluaran masyarakat, indeks harga, serta kemampuan daya beli masyarakat.
Editor : Eddy Hardiyanto