Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Grand Desain Kependudukan Tapin Tuai Penghargaan Nasional

Muhammad Rizky • Kamis, 5 Maret 2026 | 11:56 WIB

Photo
Photo

RANTAU – Kabupaten Tapin kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional. Kali ini, daerah tersebut menjadi satu-satunya kabupaten di Kalimantan Selatan yang meraih penghargaan nasional terkait penyusunan Peta Jalan Pembangunan Kependudukan (PJPK).

Kepala Bappelitbang Kabupaten Tapin, Meidy Harris Prayoga, menjelaskan bahwa pada 2025 Pemerintah Kabupaten Tapin telah menyusun Grand Desain Pembangunan Kependudukan Kabupaten Tapin 2025–2029. Dokumen tersebut menjadi landasan strategis untuk memastikan pembangunan kependudukan terintegrasi dalam kebijakan pembangunan daerah.

Menurutnya, penyusunan peta jalan tersebut dilakukan dengan mengintegrasikan indikator PJPK ke dalam dokumen perencanaan pembangunan daerah, termasuk ke dalam RPJMD Kabupaten Tapin 2025–2029. Dengan demikian, target pembangunan kependudukan dapat diukur secara jelas setiap tahunnya.

“Penghargaan tingkat nasional ini merupakan bentuk pengakuan dan apresiasi atas kinerja Pemkab Tapin dalam mengintegrasikan rencana pembangunan kependudukan ke dalam kebijakan pembangunan daerah,” ujarnya, Kamis (5/2/2026).

Ia menambahkan, salah satu alasan Kabupaten Tapin dinilai terbaik karena proses penyusunan dokumen PJPK melibatkan berbagai organisasi perangkat daerah (OPD). Dalam hal ini, peran strategis Bappelitbang sangat penting dalam mengintegrasikan berbagai indikator pembangunan kependudukan ke dalam dokumen perencanaan daerah.

   

Photo
Photo

Ke depan, pemerintah daerah akan terus mendorong sejumlah program prioritas pembangunan kependudukan yang berkualitas. Di antaranya penurunan angka stunting, penurunan angka kematian ibu dan bayi, menekan angka kemiskinan, serta mengurangi ketimpangan pendapatan masyarakat.

Selain itu, Pemkab Tapin juga akan melakukan monitoring dan evaluasi secara berjenjang terhadap pelaksanaan PJPK 2025–2029 agar target yang telah ditetapkan dapat tercapai secara optimal.

Sementara terkait penghargaan yang diraih, Meidy mengaku hingga kini belum ada penjelasan lebih lanjut dari kementerian maupun BKKBN mengenai kemungkinan adanya insentif fiskal bagi daerah yang meraih predikat terbaik nasional.

“Kami tentu berharap penghargaan ini dapat memberikan dampak positif bagi daerah, termasuk peluang mendapatkan insentif fiskal dari pemerintah pusat,” katanya.

Ia berharap pembangunan kependudukan di Kabupaten Tapin dapat terus berjalan sesuai dengan perencanaan yang telah disusun, sehingga mampu mendukung terwujudnya visi daerah, yakni Tapin Maju dan Beriman.

Editor : Muhammad Rizky
#Pemkab Tapin