Bertempat di Masjid Al-Anshar, Desa Tanjung Seloka, Bupati Kotabaru H Muhammad Rusli mengukuhkan jajaran panitia yang akan mengawal hajatan religi terbesar di Bumi Saijaan ini, Rabu (25/2).
Pengukuhan yang berlangsung khidmat di tengah suasana Safari Ramadan ini menjadi tonggak awal bagi Kecamatan Pulau Laut Selatan untuk bersolek.
Wilayah pesisir selatan ini terpilih menjadi panggung utama syiar Al-Qur'an yang dijadwalkan berlangsung enam hari penuh, mulai 31 Maret hingga 5 April 2026.
Dalam prosesi tersebut, Bupati menegaskan bahwa pengukuhan ini bukan sekadar seremoni tanda tangan dan jabatan.
Ia menitipkan amanah besar kepada panitia lokal untuk menyulap Pulau Laut Selatan menjadi tuan rumah yang representatif.
"Pengukuhan ini adalah bentuk kepercayaan. Saya minta seluruh panitia yang baru dilantik, mulai dari unsur kecamatan hingga tokoh masyarakat di Pulau Laut Selatan, segera bergerak. Pastikan lokasi lomba dan sarana pendukung di sini siap seratus persen," tegas H Rusli.
Dipilihnya Desa Tanjung Seloka sebagai titik sentral bukan tanpa alasan. Lokasi ini diharapkan mampu menjadi magnet religi yang mempersatukan kafilah dari berbagai pelosok kabupaten.
Camat Pulau Laut Selatan, Burhanudin, yang kini resmi menahkodai kepanitiaan, menyatakan kesiapan wilayahnya untuk pasang badan demi kesuksesan acara.
"Setelah dikukuhkan hari ini, kami langsung tancap gas. Fokus kami adalah memastikan tempat pelaksanaan dan koordinasi antar seksi berjalan sinkron. Kami ingin membuktikan bahwa Pulau Laut Selatan sanggup memfasilitasi cabang-cabang musabaqah dengan standar terbaik," ujar Burhanudin.
Dengan sisa waktu yang kian mepet, atmosfer di Pulau Laut Selatan kini mulai berubah. Persiapan infrastruktur di lokasi acara terus digenjot demi menyambut kedatangan para qari dan qariah terbaik se Kabupaten Kotabaru pada akhir Maret mendatang.
Editor : Sutrisno