BANJARBARU – Pembukaan kembali penerbangan internasional rute Banjarmasin–Kuala Lumpur belum berdampak signifikan terhadap peningkatan permohonan paspor di Kantor Imigrasi Kelas I TPI Banjarmasin.
Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Banjarmasin, Yoga Aria Prakoso Wardoyo, baru-baru tadi mengatakan hingga saat ini jumlah permohonan paspor masih relatif stabil meski akses perjalanan luar negeri semakin terbuka.
“Memang sejak 28 Oktober sudah ada penerbangan ke Kuala Lumpur dengan frekuensi empat kali dalam seminggu, yaitu Senin, Selasa, Kamis, dan Sabtu. Namun, permohonan paspor belum menunjukkan peningkatan yang signifikan,” terangnya.
Meski demikian, ia mengakui tetap terjadi kenaikan jumlah permohonan, meskipun belum terlalu besar. Menurutnya, keberadaan penerbangan internasional tersebut setidaknya mempermudah masyarakat Kalimantan Selatan yang ingin bepergian ke luar negeri.
"Saat ini, rata-rata permohonan paspor mencapai sekitar 120 permohonan per hari," sebutnya.
Untuk meningkatkan kemudahan akses layanan, pihaknya berencana memperluas titik pelayanan paspor melalui Mal Pelayanan Publik (MPP). “Kami akan membuka layanan paspor di MPP Banjarbaru dan MPP Banjarmasin agar masyarakat lebih mudah mengurus paspor tanpa harus datang ke kantor imigrasi,” jelasnya.
Selain itu, Kantor Imigrasi Banjarmasin juga telah memiliki unit layanan paspor di Kabupaten Tapin. Langkah ini dilakukan sebagai upaya mendekatkan layanan keimigrasian kepada masyarakat di daerah.
“Dengan adanya layanan di beberapa titik, masyarakat Banjarbaru bisa ke MPP Banjarbaru, warga Banjarmasin ke MPP Banjarmasin, dan masyarakat Tapin juga sudah terlayani. Kami terus berupaya mempermudah akses layanan keimigrasian,” pungkasnya.
Editor : M Oscar Fraby