Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Dispersip Tabalong Menarget 532 Warga Belajar dan Berlatih Lewat Inklusi Sosial

Ibnu Dwi Wahyudi • Jumat, 16 Januari 2026 | 12:40 WIB
BELAJAR DAN PRAKTIK : Dispersip Tabalong menerapkan program inklusi sosial untuk meningkatkan ekonomi warga.  (Foto : Ibnu Dwi Wahyudi/Radar Banjarmasin)
BELAJAR DAN PRAKTIK : Dispersip Tabalong menerapkan program inklusi sosial untuk meningkatkan ekonomi warga. (Foto : Ibnu Dwi Wahyudi/Radar Banjarmasin)

TANJUNG - Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Tabalong menarget sebanyak 532 orang warga mendapatkan program literasi sekaligus praktik tahun 2026 ini.

Program bernama inklusi sosial itu dilaksanakan dengan membina masyarakat untuk membaca dan memberi pelatihan pemberdayaan dari apa yang mereka baca.

"Belajar dan berlatih artinya masyarakat membaca lalu mempraktikkan," kata Kepala Dispersip Tabalong, Norhayati, Jumat (16/1/2026).

Buku dan keterampilan apa yang akan dilaksanakan sampai saat ini masih ditunggu Dispersip. Pasalnya, usulan datang dari masyarakat desa sendiri.

"Usulan pelatihannya dari masyarakat langsung. Bukunya apa dan keterampilannya apa. Kami hanya memberikan anggaran dan pembinaan," jelasnya.

Warga diperkenankan mencari refrensi buku di perpustakaan desanya atau melalui titik baca digital yang telah dipasang Dispersip.

Norhayati membocorkan, untuk desa yang akan mendapatkan program inklusi sosial ada di sepuluh desa dari 131 desa dan kelurahan di Tabalong.

"Kami berharap, hasil dari membaca dan berlatih ini mampu membuka peluang ekonomi baru dari produk yang dihasilkannya. Memberi tambahan penghasilan bagi keluarga," terangnya.

Tahun 2025, Dispersip telah menyasar 500 orang warga. Hasilnya, mereka berhasil membuat berbagai produk yang dapat dipasarkan. Seperti membuat sabun, jamu dan kue.

Semua produk tersebut, sering kali dijajakan Dispersip pada setiap even kegiatan kedinasan, serta dijadikan buah tangan bagi para tamu yang datang agar warga lebih termotivasi.

"Ada juga yang sudah berhasil dan berani menjual sendiri produknya," terangnya.

Apa yang dilakukan Dispersip, bagian dari visi Pemkab Tabalong yang ingin mewujudkan 15 ribu tenaga terampil. 

Editor : Arif Subekti
#warga #Tabalong #tanjung #Perpustakaan #Literasi