BANJARBARU — Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) persiapan kunjungan kerja Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, ke Provinsi Kalsel.
Rakor yang berlangsung di Gedung DR KH Idham Chalid, Banjarbaru, Jumat (9/1/2026) siang, dipimpin langsung oleh Gubernur Kalsel, H Muhidin. Turut mendampingi Ketua DPRD Kalsel H Supian HK, Pangdam XXII/Tambun Bungai Mayjen TNI Zainul Arifin, Kapolda Kalsel Irjen Pol Rosyanto Yudha Hermawan, serta Kepala Badan Intelijen Negara Daerah (Kabinda) Kalsel Brigjen Pol Nurullah.
Hadir pula Komandan Korem 101/Antasari Brigjen TNI Ilham Yunus, Wali Kota Banjarbaru Hj Erna Lisa Halaby, Kepala Biro Humas Kementerian Sosial RI, para Asisten dan Staf Ahli Gubernur, seluruh jajaran SKPD lingkup Pemprov Kalsel, serta tamu undangan lainnya.
Rakor ini merupakan rapat koordinasi kedua yang dilaksanakan bersama tim Kepresidenan dan Kementerian Sosial RI. Berdasarkan hasil rapat, kepastian kehadiran Presiden RI dalam kunjungan kerja ke Kalsel telah mencapai 99 persen.
Menandai kunjungan pertamanya ke Kalimantan Selatan, Presiden Prabowo dijadwalkan hadir pada Senin (12/1/2026) pagi. Dalam kunjungan kerja tersebut, Presiden akan mengunjungi Sekolah Rakyat Terintegrasi 9 (STR 9) Banjarbaru yang berlokasi di Balai Besar Pendidikan dan Pelatihan Kesejahteraan Sosial (BBPPKS) Banjarbaru, sebagai bagian dari agenda strategis nasional di bidang pendidikan dan kesejahteraan sosial.
Dalam kesempatan tersebut, Presiden RI juga akan meluncurkan program strategis nasional di bidang pendidikan dan kesejahteraan sosial yang diharapkan menjadi tonggak penguatan pembangunan sumber daya manusia serta peningkatan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.
Gubernur Kalsel H Muhidin menyampaikan bahwa seluruh kesiapan dan kebutuhan teknis yang diminta oleh Kementerian Sosial RI dalam rangka menyambut kunjungan Presiden RI telah dipenuhi secara menyeluruh oleh Pemerintah Provinsi Kalsel.
Koordinasi lintas sektor juga telah dilakukan untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan kunjungan Presiden dapat berjalan aman, tertib, dan lancar, termasuk penyediaan air bersih, jaringan internet, toilet portable, layanan kesehatan, hingga rekayasa lalu lintas.
Selain itu, Muhidin mengungkapkan bahwa sebelumnya terdapat beberapa alternatif lokasi peresmian Sekolah Rakyat yang direncanakan berlangsung di Pulau Jawa. Namun, Presiden Prabowo Subianto secara khusus memberikan arahan agar kegiatan peresmian tersebut dilaksanakan di Kalimantan Selatan, sebagai bentuk kepercayaan pemerintah pusat terhadap kesiapan daerah sekaligus upaya pemerataan pembangunan di luar Pulau Jawa.
“Alhamdulillah, Kalsel ditawarkan dan kami menyatakan kesiapan penuh. Akhirnya, Presiden Prabowo menyetujui pelaksanaannya di Kalsel,” ungkap Muhidin.
Ia menilai kunjungan sebelumnya Wakil Presiden RI, Gibran Rakabuming Raka, yang meninjau langsung kondisi banjir di Kalsel merupakan bukti nyata perhatian pemerintah pusat terhadap kondisi dan kebutuhan masyarakat Kalsel, baik dalam penanganan bencana maupun pembangunan sumber daya manusia.
“Kehadiran Bapak Presiden di Kalsel adalah kehormatan besar bagi kita. Setelah sebelumnya Wakil Presiden RI turun langsung melihat kondisi banjir, kini Presiden RI Prabowo Subianto akan hadir untuk meresmikan program pendidikan nasional. Ini menjadi bukti nyata perhatian pemerintah pusat kepada daerah,” ujar Muhidin.
Ia berharap kunjungan Presiden yang dirangkaikan dengan peresmian Sekolah Rakyat tersebut dapat membawa keberkahan serta memberikan dampak positif bagi kemajuan sektor pendidikan dan kesejahteraan masyarakat Kalimantan Selatan.
“Semoga kehadiran Presiden ini membawa keberkahan, sekaligus mendorong kemajuan pembangunan daerah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kalimantan Selatan ke depan,” pungkasnya.
Sementara itu, Kepala Biro Hubungan Masyarakat Kementerian Sosial RI, Devi Deliani, mengapresiasi kesiapan Pemerintah Provinsi Kalsel dalam menyambut kunjungan kerja Presiden.
Menurutnya, Kalimantan Selatan dipilih langsung oleh Presiden ke-8 Republik Indonesia sebagai lokasi peluncuran Sekolah Rakyat tingkat nasional.
“Kegiatan peluncuran ini merupakan agenda nasional dan membutuhkan sinergi penuh dari seluruh OPD,” jelas Devi.
Ia menambahkan, koordinasi teknis juga melibatkan Dinas Pemadam Kebakaran, Dinas Kesehatan untuk penyediaan ambulans dan tenaga medis, serta unsur lintas sektoral lainnya guna memastikan kesiapan maksimal di lapangan.
Di akhir rapat koordinasi, masing-masing unsur memaparkan kesiapan sesuai bidangnya. Kapolda Kalsel Irjen Pol Rosyanto Yudha Hermawan menjelaskan rencana pengamanan terpadu selama rangkaian kunjungan Presiden, termasuk pengaturan lalu lintas dan pengamanan lokasi kegiatan. Sementara Kabinda Kalsel Brigjen Pol Nurullah menyampaikan hasil pemetaan situasi serta langkah antisipatif untuk menjaga stabilitas dan kondusivitas daerah.
Pangdam XXII/Tambun Bungai Mayjen TNI Zainul Arifin memaparkan kesiapan dukungan personel TNI dalam pengamanan wilayah. Adapun Wali Kota Banjarbaru Hj Erna Lisa Halaby menyampaikan kesiapan Pemerintah Kota Banjarbaru dalam mendukung sarana dan prasarana, penataan lingkungan, serta pelayanan publik guna memastikan kunjungan Presiden Republik Indonesia berjalan aman, tertib, dan lancar.
Editor : Muhammad Rizky