Beberapa penyakit yang mulai menyerang warga seperti kutu air, batuk hingga pusing.
Kepala Puskesmas, Siti Hasnah mengatakan layanan kesehatan ini menyasar berbagai warga di Desa Sungai Buluh, Mantaas, Rantau Bujur dan Pahalatan.
Puskesmas Desa Sungai Buluh telah membuka tiga posko kesehatan di beberapa titik. Pihaknya pun melakukan pengecekan kondisi warga secara door to door menggunakan perahu.
"Pelayanan kesehatan ini dilakukan setiap hari selama banjir dan jemput bola secara bergantian," ujarnya, Rabu (7/1/2026).
Posko kesehatan tersebut tersebar di Desa Sungai Buluh, Rantau Bujur dan Mantas. Periode pemeriksaan dan kunjungan dibagi menjadi dua shif yakni pagi hingga siang. Lalu siang sampai sore.
"Kami tidak menentukan sampai kapan (selesai layanan kesehatan) selama masyarakat masih membutuhkan pengobatan kami akan terus turun dan membantu," tegasnya.
Siti Hasnah menambahkan, selain melakukan pemeriksaan kesehatan, tim Puskesmas Sungai Buluh juga menyediakan obat-obatan untuk warga.
"Kami ingin memastikan pelayanan kesehatan kepada warga terdampak banjir selalu cukup dan tersedia," pungkasnya.
Terpisah, Pambakal Sungai Buluh, Suriani membenarkan jika beberapa warganya mulai diserang penyakit seperti kutu air, batuk dan pusing.
Namun ia memastikan bahwa semuanya telah mendapatkan penanganan. "Tim kesehatan sudah membangun posko kemudian beberapa hari ini juga aktif ke rumah-rumah warga untuk melakukan pemeriksaan," pungkasnya.
Editor : Sutrisno