Seluruh botol yang ditemukan dalam kondisi kosong, bahkan sebagian masih tercium bau alkohol.
Kondisi tersebut diduga kuat merupakan sisa aktivitas malam hari. Area lapangan diketahui minim penerangan pada malam hari, sehingga aktivitas di lokasi sulit terpantau.
Baca Juga: DPRD Banjar Tagih Kepastian Proyek Martapura Jadid
Lapangan Tamara memang kerap menjadi titik berkumpul anak muda, terutama saat akhir pekan. Letaknya yang tidak jauh dari lokasi pasar malam mingguan membuat kawasan ini ramai hingga larut malam.
Temuan botol miras di lokasi tersebut bukan kali pertama. Warga setempat, Rahman (27), mengungkapkan botol-botol miras biasanya baru terlihat pada pagi hari.
“Biasanya pagi baru kelihatan. Botolnya sudah kosong semua,” ujarnya.
Baca Juga: Gerimis Menjelang Magrib, Jutaan Jemaah Sekumpul Tetap Bertahan
Padahal, Lapangan Sepak Bola Tamara merupakan fasilitas olahraga terbuka yang rutin digunakan warga untuk berolahraga dan kegiatan kepemudaan.
Lokasi ini juga kerap dimanfaatkan pemerintah daerah maupun pihak swasta untuk berbagai kegiatan masyarakat.
Selain itu, tribun lapangan sering dijadikan titik kumpul kurir pengantar paket sebelum beraktivitas.
Baca Juga: Bupati Balangan Perintahkan Perbaikan Rumah Warga Terdampak Banjir
Pantauan di lapangan menunjukkan sisa kemasan paket, sampah plastik, bungkus makanan, dan gelas sekali pakai turut berserakan di area tribun.
Menanggapi kondisi tersebut, Kepala Bidang Pengelolaan Sampah, Limbah, dan B3 (PSLB3) Dinas Lingkungan Hidup Tanah Bumbu, Indah Maya Suryanti, menjelaskan pengelolaan Lapangan Tamara berada di bawah UPTD Pengelolaan Sampah dengan satu orang petugas taman.
Namun, kontrak petugas tersebut berakhir pada Desember 2025 dan tidak diperpanjang karena alasan kesehatan.
Baca Juga: Parkir Penuh, Polisi Tutup Akses Jemaah 5 Rajab di Tugu Adipura Banjarbaru
“Awal Januari 2026, UPTD akan melakukan perekrutan ulang tenaga pengelola untuk lokasi tersebut,” jelasnya. (*)
Editor : M. Ramli Arisno