Setelah sebelumnya merendam Kecamatan Loksado dan Kecamatan Padang Batung, luapan air kini dilaporkan memasuki sejumlah titik strategis di pusat kota.
Pantauan dari rekaman video warga menunjukkan air telah meluap hingga Simpang 4 Loklua, Kandangan Kota. Di lokasi tersebut, debit air terlihat terus naik dan mulai mengganggu aktivitas warga.
Baca Juga: Jembatan Gantung Loksado Putus, Dusun Datar Mangkung Terisolasi
“Info banjir di Simpang 4 Loklua, makin dalam,” ujar salah seorang warga dalam rekaman video yang beredar di grup informasi warga.
Kondisi serupa juga terjadi di Simpang 4 Durian Sumur, Kandangan Kota. Berdasarkan kiriman foto warga, genangan air di kawasan padat aktivitas ini mulai menghambat arus lalu lintas kendaraan yang melintas.
Selain wilayah inti kota, banjir juga mulai merendam kawasan penyangga perkotaan. Di Desa Karang Jawa, Kecamatan Padang Batung, air dilaporkan sudah memasuki permukiman warga.
Baca Juga: Sungai Batang Alai Timur Meluap, Sempat Rendam Rumah Warga di Desa Nateh
Posisi desa yang berbatasan langsung dengan wilayah Kandangan Kota membuat potensi dampak banjir semakin meluas.
Informasi tersebut diperkuat oleh kiriman video warga yang menunjukkan kenaikan debit air secara bertahap mulai merendam lingkungan permukiman.
Pergeseran titik banjir dari wilayah hulu menuju hilir ini menjadi sinyal peringatan bagi warga perkotaan untuk meningkatkan kewaspadaan.
Baca Juga: Hujan Deras Putuskan Jembatan di Tambang Ulang Tanah Laut
Warga di Kandangan Kota diimbau mulai mengamankan barang-barang berharga dan bersiap menghadapi kemungkinan kenaikan debit air lanjutan.
Hingga saat ini, kondisi luapan Sungai Amandit masih terus dipantau secara swadaya oleh warga dan relawan melalui berbagai kanal informasi digital. (*)
Editor : M. Ramli Arisno