Dampaknya, tiga rumah warga di Desa Gunung Mas rusak, satu di antaranya mengalami kerusakan berat hingga dapur ambruk.
Peristiwa cuaca ekstrem itu terjadi usai Salat Subuh, sekitar pukul 05.30 Wita. Hantaman angin merusak atap rumah warga di RT 3 RW 1.
Camat Batu Ampar Hendro Cahyoko memastikan tidak ada korban jiwa, namun kerugian material tidak terhindarkan.
Baca Juga: Jembatan Semayap Darurat, Satlantas Peringatkan Truk Pertamina Bermuatan Lebih 6 Ton Dilarang Lewat
“Lokasi kejadian berada di RT 3 RW 1 Desa Gunung Mas. Tidak ada korban, tetapi beberapa rumah mengalami kerusakan cukup serius,” kata Hendro saat dikonfirmasi.
Tiga rumah terdampak masing-masing milik Sumadi, Tarsini, dan Gino. Rumah Sumadi mengalami kerusakan sekitar 30 persen, sementara rumah Gino rusak sekitar 19 persen, didominasi kerusakan atap akibat terjangan angin kencang.
Kerusakan terparah dialami rumah Tarsini. Sekitar 50 persen bangunan rusak setelah atap terlepas dan dapur ambruk.
Baca Juga: Angin Kencang Hantam Beberapa Daerah, Kalsel Sedang Memasuki Rawan Bencana
Kondisi ini memaksa pemilik rumah melakukan penanganan darurat untuk mencegah kerusakan lanjutan.
Petugas dari DPRKPLH bidang perumahan dan permukiman telah turun ke lokasi untuk melakukan pendataan dan pengecekan langsung tingkat kerusakan.
Hasil assessment akan menjadi dasar penentuan langkah penanganan lanjutan, termasuk bantuan perbaikan rumah warga terdampak.
Baca Juga: Waspada Potensi Cuaca Ekstrem Saat Momen 5 Rajab
Pemerintah kecamatan mengimbau warga meningkatkan kewaspadaan mengingat potensi cuaca ekstrem masih dapat terjadi, terutama pada pagi dan malam hari. (*)
Editor : M. Ramli Arisno