Data tinggi muka air mencatat Bendungan Pitap berada di angka 8,5 meter dengan status normal.
Sementara Sungai Balangan di Lampihong terpantau setinggi 4,8 meter atau waspada, masih di atas batas jagaan 3,5 meter.
Baca Juga: Hindari Motor, Xenia Tabrak Warung di Batulicin
Adapun Sungai Balangan di Batumandi berada pada ketinggian 5,3 meter dengan status siaga, melampaui batas jagaan 2,7 meter.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Balangan, H Rahmi, menyatakan secara umum debit air sungai telah menurun.
Meski demikian, kewaspadaan tetap diperlukan, khususnya di Lampihong, karena potensi hujan susulan masih ada.
Baca Juga: Akhirnya Polemik Jembatan Semayap Tuntas,Truk Besar Dialihkan Jalur Khusus
“Untuk Lampihong kondisinya masih waspada. Jika hujan kembali turun, debit air berpotensi naik. Karena itu pemantauan terus kami lakukan,” ujarnya.
Selain banjir, BPBD Balangan juga mengingatkan ancaman tanah longsor. Berdasarkan peta kerawanan, wilayah dengan bahaya longsor tinggi berada di Kecamatan Halong dan Tebing Tinggi—kawasan pegunungan dan dataran tinggi yang rawan pergerakan tanah saat curah hujan meningkat.
Rekapitulasi dampak per Senin (22/12/2025) pukul 17.00 Wita mencatat banjir masih berdampak di satu kecamatan, yakni Lampihong.
Baca Juga: Tambah Stok Obat dan Buka 100 Posko Kesehatan di Momen 5 Rajab
Sebanyak 597 jiwa dari 190 kepala keluarga terdampak. Tidak ada korban meninggal, hilang, maupun luka-luka.
Dari sisi perumahan, 225 unit rumah terdampak. Fasilitas umum yang terpengaruh meliputi tiga unit fasilitas pendidikan dan tiga kantor pemerintahan.
Genangan juga masih tersisa pada jalan dan infrastruktur lain sepanjang sekitar 0,25 kilometer.
Baca Juga: Banjir Rob Rendam Batulicin, Air Laut Naik hingga Jalan Raya
BPBD Balangan memastikan penanganan terus berjalan melalui kaji cepat, pemantauan lapangan oleh Tim TRC-PB, aktivasi posko induk gabungan tanggap darurat, serta koordinasi lintas sektor dengan TNI, Polri, OPD terkait, dan pemerintah kecamatan serta desa.
Evakuasi warga, distribusi logistik, dan pendataan lanjutan kebutuhan masyarakat juga terus dilakukan.
Masyarakat yang bermukim di bantaran sungai dan wilayah perbukitan diimbau meningkatkan kewaspadaan dan segera melapor jika terjadi perubahan kondisi.
Baca Juga: Uniska Berhentikan Tidak Hormat Selebgram Fazar Bungas Buntut Kasus Video Gay Viral
Data bersifat sementara dan akan diperbarui sesuai perkembangan lapangan. (*)
Editor : M. Ramli Arisno