Dampaknya, puluhan rumah warga dan bangunan usaha rusak dengan tingkat kerusakan bervariasi.
Petugas Taruna Siaga Bencana (Tagana) Kabupaten HST, Harto, menyebut angin kencang datang tiba-tiba dan menyapu sejumlah rukun tetangga (RT) di desa tersebut.
Baca Juga: Pemprov Kalsel Bagikan 2,1 Ton Ikan pada Momen 5 Rajab untuk Dapur Umum Relawan
“Pendataan sementara mencatat 40 rumah kayu warga serta dua bangunan usaha terdampak. Kerusakan mulai dari ringan hingga berat,” ujar Harto saat dikonfirmasi, Sabtu (20/12/2025).
Wilayah terdampak meliputi RT 02, RT 03, RT 04, RT 05, RT 07, RT 08, dan RT 09. Sebaran lokasi berada di kawasan Taluk Pasar, Sungai Buluh Seberang, Awang Baru, Taluk Sajanar, Jalan Antasari, hingga Awang Landas.
Sejumlah rumah dilaporkan mengalami kerusakan cukup parah, bahkan ada yang mencapai sekitar 80 persen. Dua bangunan usaha berupa warung dan kios juga tidak luput dari terjangan angin.
Baca Juga: Angin Kencang Rusak 12 Rumah Warga di Pandawan HST
Meski kerusakan tergolong luas, Tagana memastikan tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut. Dokumen administrasi kependudukan warga juga dilaporkan aman.
“Alhamdulillah, korban jiwa nihil. Kondisi administrasi warga tidak terdampak,” kata Harto.
Penanganan awal langsung dilakukan dengan pendataan lapangan dan koordinasi lintas sektor. Unsur yang terlibat antara lain Tagana, Satpol PP dan Damkar, Kerukunan BPK/PMK HST, Polsek, pemerintah desa, pihak kecamatan, Koramil, BPBD HST, PLN, serta masyarakat setempat.
Baca Juga: Cuaca Buruk, Pohon Tumbang di Sejumlah Wilayah HSU
“Saat ini fokus kami pendataan dan koordinasi lintas sektor untuk langkah penanganan lanjutan,” pungkasnya. (*)
Editor : M. Ramli Arisno