Pemantauan pada Senin (15/12/2025) pukul 08.30 Wita menunjukkan Bendung Pitap tercatat berada di angka 9,4 meter dengan status siaga. Kondisi ini menandakan adanya peningkatan debit air yang perlu diantisipasi, terutama oleh wilayah-wilayah di hilir bendungan.
Sungai Batumandi Lampaui Batas Jagaan
Baca Juga: Petani Martapura Dibunuh Adik Sendiri, Dipicu Sengketa Warisan
Sungai Balangan di Kecamatan Batumandi juga mengalami kenaikan signifikan dengan TMA mencapai 5,1 meter dan berstatus siaga. Angka tersebut telah melampaui batas jagaan yang berada di level 2,9 meter.
Kondisi ini mengkhawatirkan karena kenaikan air sudah melewati ambang batas normal. Warga di sekitar bantaran sungai diminta meningkatkan kewaspadaan dan bersiap untuk kemungkinan evakuasi jika kondisi terus memburuk.
Adapun Sungai Balangan di Kecamatan Lampihong tercatat berada pada ketinggian 3,3 meter dengan status waspada. Batas jagaan di wilayah ini berada pada level 5 meter, sehingga masih ada ruang sebelum mencapai status siaga. Kondisi cuaca terpantau berawan saat pengukuran dilakukan.
Baca Juga: Wabup Hero Setiawan Buka Pelatihan Peningkatan Kapasitas untuk Perkuat Kelembagaan KDKMP
BPBD: Kondisi Dinamis, Bisa Berubah Sewaktu-waktu
Kepala Pelaksana BPBD Balangan, H Rahmi, mengingatkan bahwa kondisi tinggi muka air masih sangat dinamis dan dapat berubah sewaktu-waktu, terutama jika hujan terjadi di wilayah hulu.
"Wilayah yang sudah berstatus siaga harus meningkatkan kesiapsiagaan. Masyarakat di bantaran sungai kami minta lebih waspada dan segera melapor jika terjadi kenaikan air yang cepat," ujarnya.
Ia menegaskan data TMA menjadi rambu kewaspadaan bagi masyarakat dan pemerintah setempat untuk bersiap menghadapi kemungkinan terburuk. Peringatan dini ini penting agar masyarakat punya waktu cukup untuk menyelamatkan diri dan harta benda.
Baca Juga: Realisasi Investasi Banjarbaru Tembus Rp742 Miliar, Sektor Perhotelan dan Restoran Paling Diminati
Koordinasi Diperkuat di Titik Rawan
BPBD Balangan mengimbau pemerintah desa, relawan, dan unsur terkait untuk memperkuat koordinasi, khususnya di Batumandi dan sekitar Bendung Pitap yang kini berstatus siaga.
Warga diminta memantau perkembangan cuaca, menghindari aktivitas di sekitar sungai saat hujan deras, serta menyiapkan langkah evakuasi jika diperlukan. Dokumen penting, obat-obatan, dan kebutuhan pokok sebaiknya disiapkan dalam kondisi mudah dibawa.
Antisipasi Puncak Musim Hujan
Baca Juga: Ancaman Cuaca Ekstrem di Puncak Musim Hujan, Anggota DPRD Banjar Dorong Petani Perkuat Kesiapsiagaan
Langkah antisipasi dini tersebut diharapkan dapat meminimalkan risiko dampak bencana hidrometeorologi, seiring puncak musim hujan yang masih berpotensi terjadi di wilayah Balangan.
Balai Wilayah Sungai Kalimantan III Banjarmasin terus melakukan pemantauan berkala terhadap kondisi TMA di sejumlah titik kritis. Data real-time diperlukan untuk memberikan peringatan dini kepada masyarakat jika terjadi kenaikan drastis. (*)
Editor : M. Ramli Arisno