AMUNTAI - Masyarakat Danau Panggang, Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) mempersiapkan haul kedua KH Asmuni atau Guru Danau yang jatuh pada 12 Januari 2026 mendatang.
Aparat keamanan rapat koordinasi bersama pemda, relawan dan tokoh masyarakat di aula kantor Kecamatan Danau Panggang.
Rakor ini diikuti 100 peserta. Rapat dipimpin Camat Danau Panggang M. Arya Yuwana yang didampingi Kapolsek Danau Panggang Iptu Makmur dan perwakilan Danramil.
Koordinasi lintas kecamatan diperlukan, sebab diprediksi jumlah jemaah haul mencapai 7 ribu orang.
Kapolres HSU AKBP Agus Nuryanto melalui Ps Kasi Humas Iptu Asep Hudzainur menegaskan pentingnya pengamanan terkoordinasi.
“Polres HSU berkomitmen penuh mendukung kelancaran dan keamanan haul. Koordinasi awal ini memastikan semua unsur siap menyambut puncak kegiatan 12 Januari 2026,” ujarnya kepda Radar Banjarmasin, Jumat (12/12).
Penataan area parkir menjadi salah satu fokus utama pembahasan mengingat potensi kepadatan kendaraan.
Untuk roda empat, area parkir ditetapkan di Desa Sarang Burung dan untuk roda dua di Desa Darussalam.
Sementara parkir bus dipusatkan di kantor Kecamatan Sungai Tabukan dengan dukungan mobil desa. Di Kecamatan Babirik, bus diarahkan ke Terminal Babirik dengan fasilitas penjemputan menggunakan kendaraan pikap desa.
Sementara itu, Camat Danau Panggang menyampaikan penetapan jalur evakuasi darat dan sungai sesuai karakteristik wilayah Danau Panggang yang didominasi kawasan rawa.
Penetapan ini bertujuan mempercepat penanganan jemaah yang mengalami gangguan kesehatan atau memerlukan bantuan medis.
“Isu fasilitas sanitasi turut menjadi perhatian. Relawan sepakat memberikan imbauan kepada warga agar bersedia meminjamkan rumah atau toilet untuk digunakan jemaah selama pelaksanaan haul,” terangnya.
Peserta juga sepakat membangun posko-posko desa dan memperkuat komunikasi lapangan dengan dukungan alat komunikasi dari Orari.
“Pengamanan Ring 1 ditetapkan mulai lokasi haul hingga batas Desa Darussalam dan Desa Sungai Penengah,” tutup Arya.
Editor : Muhammad Syarafuddin