Hingga Senin (22/9/2025), pelajar dari tingkat TK hingga SMA sederajat, ibu hamil, ibu menyusui, serta balita sudah menikmati makanan sehat yang disalurkan Badan Gizi Nasional (BGN) melalui empat yayasan rekanan.
Dandim 1002/HST Letkol Inf Ardiansyah Okta Putra Siregar menegaskan program ini wujud kepedulian pemerintah terhadap kesehatan generasi muda.
Baca Juga: Guru Fisika di Amuntai Dilaporkan Usai Diduga Aniaya Siswanya
“Program MBG bukan sekadar membagikan makanan, tetapi membangun fondasi kesehatan sejak dini agar anak-anak tumbuh cerdas, kuat, dan berdaya saing,” ujarnya.
Total sasaran mencapai 11.290 orang.
Rinciannya, Yayasan Alfuttuwwah menyalurkan 3.399 porsi di Barabai dengan menu nasi, chicken Korean barbeque, orek tempe, oseng sayur, semangka, serta tambahan susu UHT dan telur bebek bagi ibu hamil, menyusui, dan balita.
Baca Juga: Ayah di Tabalong Tega Pukul dan Cabuli Anak Kandung
Yayasan Teman Setia Mandala menyalurkan 3.015 porsi dengan menu nasi putih, ayam goreng, tahu goreng, capcay, dan buah naga.
Selanjutnya, Yayasan Indonesia Emas Sampurna mendistribusikan 3.064 porsi berupa ayam goreng, tempe goreng, oseng kol-kacang panjang, jeruk, dan susu.
Sementara Yayasan Al-Futwwah Barabai menyalurkan 1.812 porsi dengan menu nasi putih, ayam bistik, tahu goreng, wortel buncis kukus, dan semangka.
Baca Juga: Gelar Rapat Dukung Program Perubahan PKN II
Biaya alokasi Rp15.000 per porsi terdiri Rp10.000 bahan masak dan Rp5.000 operasional distribusi. Kodim 1002/HST ikut melakukan pemantauan agar program berjalan tepat sasaran.
“Kami siap mendukung penuh kegiatan MBG. Dengan sinergi bersama pemda, BGN, dan swasta, harapannya program ini berkelanjutan dan berdampak nyata bagi kualitas SDM HST,” tegas Ardiansyah. (*)
Editor : M. Ramli Arisno