Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Pemkab HSU Launching HSU Ceria untuk Percepatan Penurunan Stunting

M Akbar Radar Banjarmasin • Senin, 1 September 2025 | 17:56 WIB
SINERGITAS:Bupati HSU, H Sahrujani (lima dari kanan)foto bersama jajaran dan forkopimda Kabupaten HSU usai lauching Inovasi HSU Ceria di Mess Negara Dipa, Senin (1/9/2025).
SINERGITAS:Bupati HSU, H Sahrujani (lima dari kanan)foto bersama jajaran dan forkopimda Kabupaten HSU usai lauching Inovasi HSU Ceria di Mess Negara Dipa, Senin (1/9/2025).

AMUNTAI - Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Utara (Pemkab HSU) resmi meluncurkan inovasi HSU Ceria sebagai langkah strategis dalam percepatan penurunan stunting.

Launching digelar di Mess Negara Dipa, Senin (1/9/2025) dan dipimpin langsung oleh Bupati HSU, H Sahrujani.

Sahrujani mengapresiasi Dinas P2KB dan TP3S HSU yang menginisiasi program ini. Launching ditandai dengan penyerahan telur bebek sebagai sumber protein hewani, penyerahan surat perintah dukungan HSU Ceria kepada SKPD, serta pemberdayaan Duta Genre.

“Program ini bukan hanya seremonial, tetapi titik awal komitmen bersama untuk serius menurunkan angka stunting sekaligus mewujudkan generasi sehat, cerdas, dan berkualitas,” tegas Sahrujani.

Ia menambahkan, yang terpenting bukan banyaknya rapat, melainkan kerja nyata di lapangan agar manfaat program benar-benar dirasakan masyarakat.

Sementara itu, Wakil Bupati Kabupaten HSU, Hero Setiawan menekankan pentingnya pemanfaatan data by name by address dalam intervensi stunting agar tepat sasaran.

“Telur bebek kita bagikan karena proteinnya tinggi dan baik untuk mencegah stunting. Data balita stunting maupun keluarga berisiko stunting (KRS) harus dimanfaatkan agar tidak terjadi kesalahan dalam intervensi,” jelasnya.

Ia juga menyoroti pentingnya peran Duta Genre dalam mengedukasi masyarakat dan generasi muda tentang bahaya stunting.

Program HSU Ceria akan dijalankan dengan pendekatan terintegrasi, kolaboratif, dan berkelanjutan, di antaranya melalui peningkatan layanan kesehatan ibu dan anak, gerakan konsumsi pangan lokal bergizi seimbang. 

Penguatan posyandu berbasis teknologi digital, kolaborasi lintas sektor, kesehatan, pendidikan, sosial, ekonomi, hingga sanitasi lingkungan

“Stunting bukan hanya persoalan tinggi badan, tetapi menyangkut kualitas SDM masa depan. Anak yang stunting berisiko mengalami gangguan otak, prestasi rendah, hingga produktivitas lemah saat dewasa,” tambah Hero yang sekaligus Ketua Tim Percepatan Penurunan Stunting Kabupaten HSU ini. 

Adapun target sasaran HSU Ceria, program ini menargetkan 3.655 penerima manfaat, dengan rincian, 423 balita stunting + wasting. 

2.028 balita stunting tanpa wasting, 912 balita wasting tanpa stunting, 290 ibu hamil dengan kekurangan energi kronis

Acara ditutup dengan doa bersama serta penyerahan telur bebek kepada perwakilan penerima manfaat.

Dengan peluncuran HSU Ceria, Pemkab HSU menegaskan komitmen menurunkan angka stunting sekaligus mencetak generasi sehat, cerdas, dan berkualitas di masa depan.

Turut hadir, Sekretaris Daerah HSU Adi Lesmana, para kepala SKPD, dan unsur Forkopimda

Editor : Fauzan Ridhani
#Hero Setiawan #Sahrujani #Amuntai #Pemkab HSU #penurunan stunting