Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Distributor dan Minimarket di Tabalong Diimbau Diskop UKM Perindag Tak Lagi Menjual Beras Bermerk Diduga Oplosan

Ibnu Dwi Wahyudi • Kamis, 24 Juli 2025 | 12:42 WIB
Kepala Bidang Perdagangan dan Kemetrologian pada Dinas Koperasi UKM Perindustrian dan Perdagangan (DKUPP) Kabupaten Tabalong, Noviana Eredha,  (Foto : Ibnu Dwi Wahyudi)
Kepala Bidang Perdagangan dan Kemetrologian pada Dinas Koperasi UKM Perindustrian dan Perdagangan (DKUPP) Kabupaten Tabalong, Noviana Eredha, (Foto : Ibnu Dwi Wahyudi)

TANJUNG - Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah Perindustrian dan Perdagangan (Diskop UKM Perindag) Tabalong berniat menyurati sejumlah minimarket dan distributor terkait adanya temuan beras premium diduga oplosan yang dijual mereka.

Harapannya, sementara waktu mereka tidak melakukan pemesanan dan pembelian produk tersebut, sehingga warga tidak membelinya.

"Rencananya kami sampaikan surat sebagai imbauan. Supaya mereturn (mengembalikan) dan tidak menjual lagi merk beras itu," kata Kepala Bidang Perdagangan dan Kemetrologian pada Dinas Koperasi UKM Perindustrian dan Perdagangan (DKUPP) Kabupaten Tabalong, Noviana Eredha, Kamis (24/7/2025).

Noviana memberitahukan, (Diskop UKM Perindag Tabalong bersama Satgas Pangan Polres Tabalong telah melakukan pemantauan keberadaan sejumlah merk beras diduga oplosan ke distributor dan minimarket sebelumnya.

Hasil pemantauan, mereka menemukan sejumlah merk beras premium yang masuk daftar diduga oplosan sedang dijajakan ke masyarakat. Yaitu beras merk Sania, Fortune dan Siip.

Parahnya, semua beras itu banyak diminati masyarakat karena murah. Untuk kemasan lima kilogram seharga Rp80 ribuan.

Rata-rata, pemilik minimarket dan distributor tidak mengetahui masalah dugaan beras oplosan tersebut, sehingga mereka menjualnya.

Agar tidak terjadi lagi, Diskop UKM Perindag mengimbau secara lisan agar tidak menjual lagi. Sekaligus meminta mengembalikan dan memesannya kembali ke pemasok. Namun, akan kembali ditindaklanjuti dengan surat. (ibn)

Editor : Arif Subekti
#Tabalong #oplosan #Beras