Pemko Tertibkan Kabel Semrawut, Tiga Jalan Besar di Banjarmasin Tengah Menjadi Percontohan
Riyad Dafhi Rizki• Kamis, 12 Juni 2025 | 13:52 WIB
Jaringan kabel utilitas semrawut yang jamak ditemui di Banjarmasin. (Riyad Dafhi Rizki/Radar Banjarmasin)
BANJARMASIN — Pemko Banjarmasin berjanji menata kabel jaringan utilitas dan tiang fiber optik yang selama ini semrawut.
Rencana ini diungkap Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Banjarmasin, Suri Sudarmadiyah, usai pertemuan dengan para vendor utilitas di Balai Kota pada Rabu (11/6).
Dalam pertemuan tersebut, seluruh vendor menyatakan dukungan terhadap kebijakan pemko untuk menciptakan tata kota yang lebih rapi.
"Seluruh vendor sepakat mengikuti kebijakan Pak Wali Kota. Mereka sangat mendukung rencana penataan ini,” ujar Suri.
Penataan kabel ini tidaklah sederhana. Tantangannya adalah mengalihkan kabel dari tiang ke jalur bawah tanah.
Metode ini dikenal sebagai sistem ducting, di mana kabel ditempatkan di dalam pipa besar, atau sistem saluran gendong yang memanfaatkan drainase.
“Melihat kondisi tanah rawa di Banjarmasin, metode saluran gendong dalam drainase lebih cocok. Tapi teknisnya harus dibahas lebih detail agar tidak mengganggu fungsi drainase,” jelas Suri.
Trotoar yang baru dibangun di beberapa kawasan Banjarmasin, seperti Jalan Lambung Mangkurat, Jalan Pangeran Samudera, dan Jalan Hasanuddin HM, sudah dirancang dengan klem untuk kabel. Hal ini, menurut Suri, akan memudahkan integrasi sistem ducting tanpa merusak estetika.
Suri mengatakan proyek ini membutuhkan koordinasi lintas instansi. Misal penataan kabel yang melintasi jalan nasional.
Untuk itu, pemko akan bekerja sama dengan Balai Pelaksana Jalan Nasional guna memastikan setiap langkah sesuai dengan regulasi.
“Crossing-crossing jalan nasional memerlukan koordinasi lebih lanjut karena ini berada di luar kewenangan kami,” tambahnya.
Selain itu, proyek ini juga memerlukan sumber daya yang tidak sedikit, baik dari segi tenaga kerja maupun anggaran.
Pihaknya pun berencana menggelar rapat lanjutan guna membahas teknis pelaksanaan secara mendalam.
Sebagai langkah awal, kawasan Jalan Lambung Mangkurat, Jalan Pangeran Samudera, dan Jalan Hasanuddin HM akan menjadi proyek percontohan penataan kabel ini.
"Jika berhasil, sistem ini diharapkan dapat diterapkan di seluruh kota," tutupnya.