Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

PT PAMA Dukung Konservasi Bekantan di Pulau Curiak Lewat Penanaman Mangrove dan Edukasi Lingkungan

Nurhidayat • Rabu, 30 April 2025 | 12:46 WIB
SEJAK DINI: Siswa SDN Anjir Serapat Muara I.2 mengikuti edukasi lingkungan di Pulau Curiak, belajar langsung pentingnya konservasi sejak dini
SEJAK DINI: Siswa SDN Anjir Serapat Muara I.2 mengikuti edukasi lingkungan di Pulau Curiak, belajar langsung pentingnya konservasi sejak dini

BARITO KUALA – PT Pamapersada Nusantara Distrik BBSO kembali menunjukkan komitmennya terhadap pelestarian lingkungan melalui kegiatan penanaman pohon mangrove rambai di Pulau Curiak, Kabupaten Barito Kuala, Selasa (29/4/2025).

Kegiatan ini sekaligus menjadi bagian dari upaya mendukung kelangsungan hidup bekantan, primata endemik Kalimantan yang menjadi maskot Provinsi Kalimantan Selatan.

BBSO Head PT PAMA, Arif Cahyadi mengatakan bahwa kegiatan ini bukan sekadar penanaman pohon, tetapi juga bentuk nyata dukungan terhadap konservasi bekantan.

“Pulau Curiak adalah habitat penting bagi bekantan. Dulu hanya ditemukan 14 ekor, kini berkembang menjadi 52 ekor. Kami ingin generasi mendatang bisa melihat bekantan secara langsung, bukan hanya dari gambar,” ucapnya.

DONASI: PT PAMA menyerahkan kotak donasi sampah plastik sebagai bagian dari gerakan diet plastik di Pulau Curiak.
DONASI: PT PAMA menyerahkan kotak donasi sampah plastik sebagai bagian dari gerakan diet plastik di Pulau Curiak.
Tak hanya itu, PAMA juga menyerahkan bantuan berupa tempat penampungan sampah plastik sebagai replikasi dari program internal “diet plastik” yang telah dijalankan perusahaan. Ini akan memudahkan pengunjung mendonasikan sampah botol plastik yang bisa didaur ulang menjadi barang bernilai guna.

Kegiatan ini juga melibatkan siswa dari SDN Anjir Serapat Muara I.2 dalam program Sekolah Konservasi yang dipimpin oleh Yayasan Sahabat Bekantan Indonesia (SBI). Para siswa tidak hanya menerima materi di sekolah, tetapi juga diajak langsung ke Pulau Curiak untuk melihat dan mempraktikkan konservasi di lapangan.

Sustainability Management Department Head PT PAMA, Rachmat Kurniawan menambahkan bahwa program ini sejalan dengan komitmen PAMA terhadap pilar environment dalam ESG (Environmental, Social, and Governance).

“Pulau Curiak menjadi contoh baik bagaimana keanekaragaman hayati bisa terjaga dengan sinergi antara masyarakat dan dunia usaha,” jelasnya.

TANAM: Penanaman pohon mangrove rambai dilakukan bersama untuk mendukung habitat bekantan, maskot khas Kalimantan Selatan
TANAM: Penanaman pohon mangrove rambai dilakukan bersama untuk mendukung habitat bekantan, maskot khas Kalimantan Selatan
Sementara itu, Dewita Rinowati, Koordinator Global Nature Conservation School dari SBI, mengapresiasi dukungan PT PAMA. Ia menyebut kegiatan ini sejalan dengan program global pemulihan ekosistem lahan basah dan mitigasi perubahan iklim.

“Melalui sinergi ini, kami berharap semangat konservasi lingkungannya akan semakin tumbuh di kalangan generasi muda dan masyarakat luas,” ungkapnya.

Editor : Nurhidayat
#Pulau Curiak #PAMA #konservasi #bekantan