KOTABARU- Bagi yang ingin liburan lebaran Idulfitri ini, tempat wisata yang bernuansa alam bias menjadi salah satu pilihan. Diantaranya adalah, wisata Kampung Nelayan yang ada di Desa Sarang Tiung, Kotabaru.
Wisata ini terbilang baru dan mengalami perkembangan yang cukup melejit. Sekarang kalau wisatawan dari luar sangat sayang bila melewatkan Wisata Kampung Nelayan ini.
Untuk tempatnya, tidak jauh dari Bukit Mamake dan masih dalam wilayah Kecamatan Pulau Laut Sigam.
Luar biasanya, wisata ini langsung dikelola langsung masyarakat dan juga mendapatkan dukungan oleh PT Arutmin Indonesia di Sarang Tiung dan Disparpora Kotabaru.
Di tempat wisata ini juga banyak fasilitas menarik. Diantaranya, wisata kuliner, tempat snorkling, diving, penginapan, kapal buat mancing, jembatan panjang dan masih banyak yang lainnya lagi.
Kemudian untuk masyarakatnya, yang tinggal di sini mayoritas adalah suku Bugis dan sebagian Banjar dan Jawa.
Untuk ke lokasi, dari pusat Kotabaru hanya memerlukan waktu sekira 15 menit menuju ke arah Pantai Gedambaan dengan jarak kurang lebih hanya sekitar 10 KM.
Terkait wisata ini, Basuni salah satu masyarakat yang juga bagian dari pengelola wisata mengatakan bersyukur Kampung Nelayan ini cukup dikenal di Kalsel.
“Alhamdulillah, masyarakat di sini banyak terlibat dan juga dibantu pihak perusahaan dan pemerintah,” ucapnya, Jumat (28/3).
Dilanjutkannya, yang membedakan dengan tempat wisata lainnya di Kampung Nelayan ini masuknya gratis dan bisa langsung berbaur dengan masyarakat nelayan.
“Intinya, kalau ada wisatawan dari luar daerah alangkah baiknya kontak kami dulu, agar kami bisa mengantarkan sesuai dengan keinginan dan lain sebagainya,” katanya.
Bagi Basuni, pengunjung adalah tamu terhormatnya yang siap diantarkannya menikmati fasilitas apapun di Kampung Nelayan Ini.
“Insyaallah siapapun yang datang kami siap melayani, dan yang terpenting sama sama menjaga wisata ini,” ujarnya.
Sedangkan, Kadisparpora Kotabaru Sony Tua Halomoan menjelaskan, bahwa Kotabaru ini kalau terkait wisata tidak perlu diragukan lagi.
“Kita punya wisata yang langsung dikelola dinas, dan juga langsung masyarakat, Intinya kita lengkap dan siap menerima pengunjung dari manapun,” tegasnya.
Editor : Arief